Ribuan Jenis Botol Miras Hasil Razia “Menghilang” di Gudang Sitaan

Ilustrasi

MetroTangsel– Ribuan botol Minuman Keras (Miras) yang sebelumnya tersimpan di Gudang penyimpanan barang bukti di Kecamatan Setu, Tangsel, kini tidak terlihat lagi, alias “menghilang”. Padahal diketahui, ribuan botol miras dari berbagai jenis tersbut merupakan hasil sitaan dari para pedagang saat digelarnya operasi Miras di wilayah Tangsel oleh jajaran Satpol PP Tangsel, akhir bulan lalu.

Kabid Penegakan Perundang-undangan PPNS Satpol PP Tangsel Oki Rudianto mengaku, ribuan miras tersebut yang didapat dari toko sembako di wilayah Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara itu, telah dikembalikan kepada pemiliknya.

“Botol miras itu tidak hilang, tapi kita kembalikan ke pemiliknya. Ada berita acara pengembaliannya atau pernyataannya bahwa dia mau pindah tempat di Kabupaten,” ujarnya, Kamis (3/8/2017).

Sebab menurut Oki, dibuatnya Peraturan Daerah (Perda) bukan untuk merugikan para pengusaha. Dan setiap tindakan, menurutnya tidak selalu dengan yustisi melainkan pembinaan pun dapat dilakukan.

“Kita ini tugasnya mengatur atau menertibkan peredaran miras di Tangsel. Dan barang bukti itu bukan narkoba yang dilarang beredar, beda dengan miras yang masih boleh diperjual belikan di daerah tertentu. Seperti Kabupaten,” paparnya.

Diketahui, operasi miras yang dipimpin oleh Kasi Operasional dan Pengendalian pada Satpol PP Kota Tangsel, Taufik Wahidin ditemukan lebih dari 3200 botol miras berbagai jenis disita dari sebuah toko sembako dii wilayah Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangsel (20/7/2017).

Keberadaan ribuan miras yang berada di toko sembako itu dianggap merupakan strategi para pelaku usaha miras, agar tidak terendus oleh petugas ketika adanya razia berlangsung. (hY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here