Pemkot Tangsel Diminta Segera Terbitkan Regulasi Pelestarian Cagar Budaya

@copyright poskota Satpol PP Tangsel sedang membongkar bangunan liar yang berada disekeliling Tugu Cilenggang, beberapa waktu lalu.

METROTANGSEL.COM—Desakan masyarakat untuk segera diterbitkannya regulasi soal pemeliharaan cagar budaya kembali muncul. Alasannya,  Kota Tangsel dianggap masih memilki situs atau cagar budaya yang harus diselamatkan karena kondisinya sangat tidak terurus.

Pemerhati situs Sejarah Serpog, Tb Sos Rendra mengatakan, pemeliharaan kebudayaan sebagai bentuk identitas nasional yang ada di wilayah lokal menjadi tanggung jawab pemerintah daerah .

“Urbanisasi menjadi faktor pengikis kebudayaan lokal. Dan lambat laun akan tergerus hilang. Makanya ini (upaya pelestarian_red)) menjadi tanggung jawab kita, dan pemerintah segera membuat payung hukumnya,”ungkap Tb. Sos

Tb. Sos menyebutkan satu contoh hilangnya kawasan cagar budaya, seperti Air Terjun Pelayangan yang kini telah mejadi Perumahan Mewah.

Sementara itu, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bampeperda) DPRD Kota Tangsel, Rizky Jonis , mendukung penuh wacana desakan pembuatan regulasi tersebut.

Rizky Jonis juga mengatakan, dalam pembuatan regulasi tersebut perlu di inventarisir dulu berapa jumlah cagar budaya yang masih dimilik Tangsel.

“Ini perlu kajian intensif. Dan tentunya kita harus menginvenstarisasi jumlah cagar budaya serta situs sejarah yang masih ada. Agar kami lebih mudah dalam penyusunan aturannya nanti seperti apa,” katanya di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (23/8/2017).

Dengan begitu, lanjut Rizky, situs cagar budaya tersebut akan diketahui kebutuhan regulasinya.  Apakah harus dengan  Peraturan Daerah (Perda) atau hanya cukup dengan Peraturan Walikota (Perwal).

“Nah, nanti bisa kita lihat, apakah cukup dengan Perwal atau memang perlu Perda. Karena jika hanya beberapa situs dan cagar budayanya, rasanya dengan Perwal juga sudah cukup,”tandas Rizky. (dra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here