Ini Program Pemprov Banten yang Tertuang Dalam RPJMD 2017-2022  

METROTANGSEL.COM – SERANG, Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim dan Andika Hazrumy menekankan tiga prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah (RPJMD) Banten 2017-2022, yakni pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Saya bersama Wakil Gubernur (Andika Hazrumy-red) akan menekankan tiga program prioritas, yaitu kesehatan, pendidikan dan infrastruktur,” kata Wahidin Halim saat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 beberapa waktu lalu.

Untuk program kesehatan, Pemprov Banten membuat kebijakan berobat gratis bagi warga Banten yang belum tercover layanan BPJS Kesehatan. Kemudian untuk pendidikan, pemerintahan Wahidin-Andika juga menggratiskan biaya pendidikan untuk SMA dan SMK.

Sementara untuk infrastruktur, Pemprov Banten memastikan bahwa sepanjang 127 kilometer jalan di wilayah Banten menjadi mulus. Ketiga program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap mulai 2018.

Di luar tiga program prioritas tersebut, Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim dan Andika Hazrumy juga berkomitmen untuk menata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“Maka dari itu saya beraharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bersemangat dan bersungguh-sungguh membangun pemerintahan yang menjadi harapan publik,” kata Wahidin Halim.

Terkait dengan itu, Wahidin menyoroti disparitas pembangunan di wilayah utara yakni Serang dan Tangerang yang sudah lebih pesat pembangunannya dibandingkan dengan dua daerah di selatan Banten yakni Kabupaten Pandeglang dan Lebak.

“Saya ingin membangun pemerintahan untuk rakyat dan dari rakyat. Ayo sama-sama kita membangun Banten yang kita cintai,” katanya.

Gubernur Wahidin juga berkomitmen bersama KPK untuk memberantas praktik korupsi di lingkungan Pemprov Banten. “Kita putus mata rantai korupsi. Jangan sampai ada hari ini dan ke depan mata rantai korupsi, karena itulah yang membuat Banten tertinggal,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten akan memfokuskan kepada perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akan tuntas dalam tiga tahun ke depan, termasuk memberikan bantuan kepada pemerintah kabupaten/kota untuk peningkatan jalan-jalan poros desa dan jalan lain yang merupakan akses produksi pertanian.

“Intinya Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) dan saya berkomitmen terhaap perbaikan perekonomian masyarakat melalui fokus kami kepada infrastruktur jalan ini sebagai basis dari dapat dilakukannya pembangunan ke tahapan berikutnya,” kata Andika disambut tepuk tangan pengurus dan kader PAN Banten yang hadir.

Terkait program berobat gratis, Andika menjelaskan dirinya bersama Gubernur Wahidin menginginkan agar warga miskin di Banten dapat berobat gratis dengan menggunakan e-KTP.

Program ini merupakan janji Wahidin-Andika pada saat masa kampanye Pilgub Banten 2017-2022.

“Terlebih memang faktanya masih banyak warga masyarakat kita yang belum terlayani oleh BPJS.

Bahkan juga banyak yang tidak tahu dengan BPJS. Jadi Insya Allah mulai tahun 2018, warga miskin sudah bisa berobat gratis dengan e-KTP di rumah sakit yang bekerjasama dengan pemprov,” ujarnya. [adv-kominfo]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here