Pemkot dan BPJS Siap Jalankan Program JKN Secara Optimal

METROTANGSEL.COM, Ciputat – Demi menjamin kesehatan masyarakat, Pemkot Tangsel berkomitmen untuk menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara optimal.

Mengawali komitmen tersebut pemkot Tangsel melakukan rapat kordinasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di ruang Asisten Daerah III, Gedung Balai Kota, Ciputat, Rabu (28/2/2018).

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Asisten Daerah Tangsel Bidang Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Asda III) Teddy Meiyadi, itu membahas langkah-langkah yang dituangkan dalam kesepakatan bersama dalam mengoptimalkan program JKN.

Teddy mengatakan, akan melakukan sosialisasi selama tiga bulan kedepan. Ditambah, program JKN merupakan program Nasional yang harus dijalankan.

“Jadi dalam waktu tiga bulan mendatang kita akan melakukan sosialisasi keseluruh potensi-potensi yang ada. Apalagi ini program Nasional, supaya warga tidak sakit. Jadi membayar bukan untuk sakit, tapi yang sehat mensubsidi yang sakit,” pungkas Teddy.

Sementara itu, Suhara Manulang menjelaskan, bahwa akan mulai menentukan apa yang akan dilakukan dalam jangka waktu tiga bulan.

“Akan kita tentukan terkait langkah-langkah apa yang ke depan akan kita lakukan. Apalagi berdasarkan data BPJS, tercatat baru 61% warga Tangsel yang terdaftar,” ungkap Suhara.

Maka dari itu, semua OPD harus terlibat dalam mensukseskan program tersebut.

“Sampai bulan Mei ini kita akan melakukan sosialisasi, baru dipertemuan ke dua nanti masing-masing OPD kembali akan ditanya soal rencana aksinya seperti apa. Karena saat ini sosialisasi dilakukan oleh masing-masing OPD keseluruh sasaran mitranya, misal Dinas Pendidikan (Dindik) itu ke sekolah-sekolah,” tambahnya.

Sedangkan, Kepala BPJS Kota Tangsel Dwi Asmariyati menuturkan hal senada, bahwa pihaknya pun berharap program JKN di wilayah Kota Tangsel bisa mencapai 95 bahkan 100 persen.

“Jadi saya berharap, rapat hari ini dapat memformulasikan apa saja peran dari masing-masing OPD, dalam rangka percepatan menuju UHC (Universal Health Coverage,” tuturnya. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here