2019, Ade Rosi Siap Jadi Caleg DPR RI Wakili Lebak dan Pandeglang,

METROTANGSEL.COM, Serang – Adde Rosi Khoerunnisa, istri Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyatakan niatnya maju di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Ia maju sebagai bakal calon legislatif untuk DPR-RI mewakili daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Lebak dan Pandeglang..

Pernyataan tersebut disampaikan saat Aci, sapaan akrab Ade Rosi, melakukan silaturahmi dengan pengurus DPD II Partai Golkar dan pengurus PK Partai Golkar se-Pandeglang di kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Pandeglang, Sabtu (3/3/2018).

“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan niatan saya. Insya Allah, mudah-mudahan Allah merestui, dan niat saya La Haula Wala Quwwata Illa Billah, niat untuk Allah Subhanawataala, untuk masyarakat Provinsi Banten, Insya Allah di 2019, mudah-mudahan Allah meridhoi,”ungkap Adde Rosi.

“Mungkin Bapak Ibu bertanya, Ibu Aci mau ngapain. Sudah jadi istri wagub, sudah jadi dewan di provinsi, sekarang mau jadi anggota DPR-RI,” tutur wanita yang akrab disapa ‘Ibu Aci’ ini.

Aci pun menjelaskan niatannya untuk menjadi anggota DPR-RI. Ia ingin berbuat yang lebih baik lagi untuk Provinsi Banten dari kapasitasnya sebagai legislator di pusat. Ia ingin membantu Pemerintah Provinsi Banten untuk mencapai target-target pembangunan, termasuk kesejahteraan masyarakatnya.

Oleh karena itu, Aci mengajak seluruh kader Partai Golkar, khususnya caleg-caleg Partai Golkar di Pandeglang agar bersatu, merapatkan barisan untuk persiapan Pileg 2019, termasuk pemilihan presiden dan DPD.

“Tentu saya punya kepercayaan diri, saya yakin kalau kita sama-sama membantu, bersama caleg turun ke masyarakat. Yang sudah kuning biar semakin menguning, yang abu-abu jadi kuning dan yang hijau dan lainnya mudah-mudahan bisa jadi kuning,” ujarnya.

Mendorong Keterwakilan Perempuan

Pada kesempatan ini, Aci juga mengajak kader-kader perempuan Partai Golkar untuk menjadi calon legislatif agar kuota 30 persen keterwakilan perempuan di legislatif terpenuhi.

“Di DPRD Banten keterwakilan perempuan baru mencapai 20 persen, belum 30 persen. Begitupun di DPRD kabupaten/kota dan DPR-RI. Padahal undang-undang mengamanatkan kuota keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen. Ayo ibu-ibu kader Golkar harus maju,”tandasnya. (*rph/asn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here