Dewan Tanggapi Serius Soal Dugaan ASN Yang Tidak Netral

Ilustrasi : rmol

METROTANGSEL.COM, Ciputat – Dugaan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Tangsel berafiliasi dengan partai politik (Parpol) disikapi serius oleh Komisi l DPRD Kota Tangsel. Senin (5/3/2018),

Anggota Dewan dari Komisi I Aldi S Zuhri, Syaifin, Tb Rahmatullah, Iwan Rahayu dan Saprudin ini, sepakat memberikan dua opsi, segera mengundurkan diri atau tetap bekerja.

Opsi tersebut ditujukan kepada ASN maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sebagai Plt Lurah atau honorer yang bertugas di kelurahan hingga kantor dinas.

Kepala BKPP Kota Tangsel, Apendi mengatakan, terkait persoalan tersebut, Apendi mengaku telah mengeluarkan edaran yang berisi bagi ASN serta pegawai di lingkungan Pemkot Tangsel jika ingin bergabung ke parpol maka harus berhenti dari statusnya sebagai pegawai di lingkungan Pemkot Tangsel.

“Termasuk juga para Plt lurah ini, surat edarannya telah kita berikan. Nanti seperti apa hasil kajian dari Panwaslu seperti apa dan juga seperti apa pilihan teman-teman ini, apakah tetap bekerja sebagai lurah atau lebih memilih parpol,” ungkapnya.

Apendi juga tegaskan tetap akan menerapkan aturan soal ASN dan PNS agar tidak terlibat dalam politik praktis, terlebih lagi menyambut tahun politik 2019 mendatang.

“Kami ingin tetap menjaga netralitas, dan juga jelas ada sanksinya bagi yang melanggar. Apa lagi yang berstaatus PNS, Undang-undangnya juga sudah sangat jelas melarang itu,” tandasnya. (hdr/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here