Aksi Kelima, OKP Ganespa Segel Proyek Tol Jorr II Serpong-Cinere

METROTANGSEL.COM, Pamulang – Aktivis lingkungan yang tergabung di OKP Ganespa terus memperjuangkan lingkungan Setu Sasak, Pamulang, Tangsel.

Dalam aksi damai yang kelima, sebanyak 35 aktivis OKP Ganespa menyegel proyek pembangunan tol jorr II Serpong-Cinere, Kamis (5/4/2018).

Mereka menganggap, jejeran tiang beton yang dipasang berdiri telah melanggar payung hukum berupa Perda Nomor 15 Tahun 2011, tentang Rencana Tata Ruang. Pasal 22 ayat 3 huruf e berbunyi batas garis sepadan sekurang-kurangnya 50 meter titik arah tertinggi ke arah darat.

Koordinator aksi damai, Nurhafiz Fidon menyayangkan aksi damai ini hanya disaksikan oleh aparat keamanan.

“Hanya polri dan tni yang mendengarkan, pihak pemerintah tidak berani lagi untuk bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan ini,” ucapnya dengan suara lantang.

Dirinya bersama aktivis Ganespa akan berjuang untuk, mengembalikan situ sebagai lingkungan hijau.

“Saya pribadi akan terus berjuang atas nama lingkungan dan akan ada terus untuk temen temen ganespa. Tangsel akan menjadi kota layak banjir jika dibiarkan. Situ yang menjadi ruangan hijau tak bisa diganggu gugat,” paparnya.

Selanjutnya, para aktivis membentangkan spanduk putih dan mengikatnya di tiang-tiang pembangunan tol dengan tulisan disegel.

“Atas nama rakyat segel ini tidak akan dibuka, sebelum ada titik temu dengan pemerintah,” katanya sambil diiringi nyanyian lagu nasional yakni Syukur oleh para aktivis.

Sementara, pimpinan proyek CSJ Tol Sepong-Cinere, Muhammad Irsan Setiabudi mengklaim bahwa proyek ini sudah mempunyai amdal sesuai dengan RT RW Kota Tangsel dan semua peraturan yang dituntut telah dipenuhi.

“Tidak diatas Setu ya, tapi diatas tanah dan akan menyusuri pinggir. Semoga tidak menimbulkan  banjir,” ucapnya. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here