Aplikasi ‘Sampah’ Scavenger Jadikan Pemulung Berbasis Online  

metrotangsel.com

METROTANGSEL.COM, Pondok Aren – Sampah menjadi persoalan klasik yang selalu melekat dalam kehidupan masyarakat. Namun ada juga sebagian masyarakat, sampah malah bisa menjadi berkah.

Seperti yang dilakukan sekelompok pemuda di Pondok Aren, Kota Tangsel. Mereka membuat proyek aplikasi yang diberi nama Scavenger yakni informasi tentang pengolahan sampah daur ulang.

Dan menariknya, aplikasi tersebut juga menyajikan jadwal angkut sampah yang terkoneksi secara online dengan petugas kebersihan dan para pemulung.

Sebagai proyek percontohan, aplikasi Scavenger Indonesia ini digunakan oleh warga perumahan Kebayoran Village Bintaro Jaya. Mereka telah secara resmi melaunching aplikasi tersebut, Sabtu (21/4/2018).

Dalam acara itu hadir Ketua RW Kebayoran Village Rusmin Nuryadin, pendiri Scavenger Indonesia Fio Wibawa dan Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Wismansyah.

Ketua RW Kebayoran Village Bintaro Jaya, Rusmin Nuryadin mengatakan, bahwa dengan adanya aplikasi ‘pemulung berhape’ atau bisa dibilang sistem jemput sampah dinilai lebih efektif dari pada bank sampah. Selain itu, aplikasi Scavenger ini dianggap bisa mengangkat harkat pemulung.

“Dengan berpakaian rapi pemulung bisa datang kerumah kapan saja, sesuai dengan jadwal yang ada di aplikasi, tentunya dengan sampah bernilai ekonomis. Bagi sebagian warga sangat bisa terbantu dan pemulung bisa mendapatkan nilai tambah,” ujarnya.

Tentunya, dengan adanya aplikasi ini bisa mengurangi defisit sampah yang ada dan juga bisa memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Dirinya pun, akan terus mensosialisasikan aplikasi Scavenger ini. Sedangkan Scavenger sendiri sudah bisa di download melalui Play Store di Android para pengguna.

“Saya akan mensosialisasikan mulai dari Whatsapp Group warga agar bisa bersinergi dalam kepedulian terhadap lingkungan. Tentunya dimulai dari lingkungan rumah sendiri dahulu,” papar Rusmin.

Pendiri Scavenger Indonesia, Fio Wibawa mengungkapkan Scavenger adalah sebuah proyek yang dinaungi oleh The Better Green People (TBGP) sebagai sarana untuk masyarakat dalam membantu mengelola daur ulang sampah demi terciptanya Iingkungan yang bersih dan sehat.

“Adanya aplikasi Scavenger di smartphone diharapkan menjadi sebuah peluang bagi warga dan pemulung agar efisien, aman, dan bersih dalam mengumpulkan sampah daur uIang untuk dijual kembali sehingga memiliki nilai ekonomis,” ungkap pelajar British School.

Fio dan juga tim, sudah memberikan edukasi kepada pemulung yang berlolasi di wilayah Kebayoran Village bagaimana cara kerja aplikasi Scavenger, demi memuluskan misi dari Scavenger tersebut.

“Karena, misi kami menjadikan Indonesia sebagai tempat yang layak untuk dihuni semua makhluk hidup dan menghijaukan lingkungan. Dimulai dari pemilahan sampah di lingkungan masyarakat yang paling kecil, yaitu rumah tangga,” tegasnya.

Sedangkan, Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Wismansyah mengapresiasi dengan adanya aplikasi ini.

Nantinya, ia akan menggelar pertemuan lebih lanjut untuk membantu penyelesaian masalah sampah di Kota Tangsel.

“Semoga mental masyarakat zaman now mau berpikir bahwa sampahku adalah tanggung jawabku dan sampah yang berasal dari rumah harus dipilah. Semakin sedikit sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir maka tingkat kesadaran masyarakat semakin bagus,” tuturnya. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here