Dianggap Belum Layak, Pimpinan Dewan Akhirnya Batalkan Rencana Pindah Ke Gedung Baru

Dua pimpinan dewan Tangsel, Moch Ramlie dan Wakilnya, Tb Bayu Murdani saat melakukan sidak ke bangunan Gedung DPRD Baru di jalan Pahlawan Seribu. Rabu (25/4/2018). lalu. Foto : metrotangsel.com

METROTANGSEL.COM, Serpong – Rencana kepindahan kantor DPRD Tangsel ke Gedung baru yang semula dijadwalkan pada Juni 2018, akhirnya dibatalkan.

Gedung baru DPRD Tangsel berlantai empat itu dianggap belum layak untuk ditempati, karena seluruh interior ruangan sama sekali belum dikerjakan.

Keputusan pembatalan itu disampaikan langsung oleh pimpinan Dewan Tangsel, Moch. Ramlie usai  Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR), Unit Layanan Pengadaan (ULP), Asisten Daerah (ASDA) dan Bagian Hukum Sekretariat Daerah di gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (26/4).

Ketua DPRD Kota Tangsel, Moch Ramlie menegaskan bahwa hasil kesepakatan dengan dinas terkait tersebut, pihaknya akan menggunakan gedung yang baru setelah kondisi gedung tersebut benar-benar sudah selesai seratus persen pembangunannya.

“Kita tadi sudah ada kesepakatan dengan dinas terkait bahwa gedung itu akan selesai pada 90 hari kerja, akhir September diperkirakan gedung itu selesai,” ungkap Ramlie.

Saat ini, lanjut Romlie, proses lelang untuk melanjutkan tahap akhir (finishing) pembangunan gedung empat lantai itu, akan dimulai akhir bulan Arpril 2018. Dan diharapkan pengerjaannya akan selesai pada  September 2018.

“Mulai besok proses lelang sudah bisa diumumkan oleh ULP. Nanti juga kita beri waktu kepada kontraktor untuk serah terima gedung ke pemereintah daerah September ini. Jadi sekitar bulan Oktober kita sudah bisa ditempati gedung itu,”lanjutnya.

Selain itu, soal sewa kontrak gedung IFA yang akan berakhir pada Juni 2018, Romlie menegaskan bahwa dewan tetap harus pindah kantor. Namun soal lokasi yang akan di jadikan kantor sementara dirinya menyerahkan ke Sekretaris Dewan (Sekwan).

“Kita akan tetap pindah. Namun dimana tempatnya, nanti kita akan musyawarah. Tergantung sekwan yang memfasilitasi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DBPR Kota Tangsel Dendy Priyandana mengatakan bahwa proses penyelesaian gedung DPRD, saat ini masih dalam tahap proses lelang. Setelah ada pemenangnya, pihaknya akan melakukan kontrak kepada pemenang lelang gedung DPRD.

“Tunggu hasil proses lelang. Soal dewan pindah bulan Juni, itu kan tergantung pelelangan. Setelah itu baru kita lakukan kontrak untuk proses pembangunannya,” singkatnya.

Seperti diketahui, Ketua DPRD Kota Tangsel, Moch Ramlie dan Wakilnya, Tb Bayu Murdani melakukan sidak ke bangunan Gedung DPRD Kota Tangsel. Rabu (25/4/2018). (hdr/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here