Menkes dan DPD Dukung Program WH Soal Berobat Gratis Dengan KTP

METROTANGSEL.COM, Jakarta – Mentri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengapresiasi sekaligus mendukung kebijakan Gubernur Banten Wahidin Halim untuk melindungi warganya melalui berobat gratis bagi warga miskin dengan menggunakan KTP.

Apalagi, Pemerintah Provinsi Banten sendiri sudah mengalokasikan anggaran hingga Rp 126 miliar untuk program tersebut.

Hal itu diungkapkan Menkes saat menghadiri rapat kerja Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Gedung III, Senayan Jakarta, Kamis (26/24/2018).

Namun  demikian,  Menkes menyarankan, upaya baik Pemprov Banten tersebut harus diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Pusat, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menkes mengakui upaya menselaraskan kebijakan pelayanan kesehatan gratis Pemprov Banten dengan JKN memerlukan waktu.

“Sementara, kata Pak Gubernur barusan, saat ini sudah banyak masyarakat yang menderita sakit dan memerlukan pengobatan segera. Itu sebabnya saya menyarankan agar Pemprov Banten dapat menggunakan pola jaring pengaman sosial (sosial safety nett) dalam merealisasikan program kesehatan gratisnya,” tegas Menkes.

Selain itu, Menkes juga menyarankan Pemprov Banten untuk berkonsultasi dengan Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu harus dilakukan supaya kebijakan Pemprov Banten tidak menemui kendala pada masa yang akan datang.

Selain itu, Pemprov Banten dituntut membuat roadmap pelaksanaan kebijakan berobat gratis tersebut untuk diintegrasikan dengan program JKN pada masa yang akan datang.

“Supaya program berobat gratis yang sekarang berjalan diintegrasikan dengan program JKN,” tandas Menkes.

Dukungan Menkes terkait program kesehatan gratis di Banten ini membuat Gubernur Wahidin Halim sumringah.

Menurut WH, program ini bukan sekadar memenuhi janji politiknya ketika mencalonkan diri sebagai gubernur Banten pada Pilgub tahun lalu.

Tetapi, kata Gubernur WH, hal ini sudah menjadi cita-citanya untuk membantu warga masyarakat, khususnya masyarakat tidak mampu untuk berobat secara langsung ke seluruh rumah sakit yang ada di Banten.

“Sejak dahulu, saya memang sudah niat kalau jadi kepala daerah saya akan menggratiskan biaya kesehatan, biaya pendidikan, dan bangun infrastruktur yang bagus.

Kasihan masyarakat itu, kalau sakit harus melalui prosedur yang panjang,” kata Gubernur WH.

Gubernur WH juga menegaskan, sebagai gubernur, bukan akan menentang kebijakan kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah pusat.n

Namun sebagai gubernur, dirinya beserta jajaran di Provinsi Banten, memiliki tanggung jawab moral dan kerap menyaksikan sendiri kondisi masyarakatnya. (hms/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here