Para Keturunan Sultan Ingin Membumikan Kembali Kesultanan Banten 

Ketua DPA Forum Komunikasi dan Informasi Dzuriyyat Kesultanan Banten (FKIDKB), H Tubagus Imamuddin didampingi Ketua LPA (Lembaga Pemangku Adat) sekaligus Dewan Pembina FKIDKB, Abbas Wasseh, memberikan cindera mata kepada Wali Kota Tangsel yang diwakili oleh Kakan Kesbangpol Tangsel, Azhar Syam,un di Ballroom Maulana Hasanudin, Hotel Merylin, Serpong.

METROTANGSEL.COM, Serpong Utara – Di Banten, sejak di bawah kepemimpinan Sultan Maulana Hasanudin, masyarakat Banten telah belajar untuk hidup saling menghargai dan menghormati kepada mereka yang berbeda budaya, agama, sosial, negara, dan daerah.

Hal ini yang terus diikuti oleh para keturunan Sultan di Banten yang terkumpul di wadah bernama Forum Dzurriyat Kesultanan Banten (FDKB), dengan menggelar Raker Agung ke-II mengangkat tema “Optimalisasi Potensi Dzurriyat Kesultanan Banten Menuju Indonesia yang Bermartabat” di Hotel Marilyn, Serpong Utara, Sabtu (5/5/2018).

Ketua DPA Forum Komunikasi dan Informasi Dzuriyyat Kesultanan Banten (FKIDKB), H Tubagus Imamuddin menjelaskan, bahwa adanya Raker Agung ini demi membumikan kembali kultur dan budaya Banten sesungguhnya yang sudah menghilang.

“Ini raker yang kedua, membahas Banten yang ingin mempunyai ciri ornamen budaya seperti daerah lain. Kami juga ingin tunjukan bahwa kita punya kultur kerajaan dan Banten, serta para keturunan Sultan Banten,” papar Tb. Imam, di Ballroom Maulana Hasanudin, Hotel Marilyn.

Forum Dzurriyat Sultan Maulana Hasanudin adalah sebuah wadah komunikasi keluarga yang menyandang gelar Ratu dan Tubagus keturunan Sultan Hasanudin yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Saya berharap, dengan adanya raker ini akan membumikan kembali kultur kesultanan Banten serta budaya Banten itu sendiri, sehingga tidak ada yang terputus, informasi yang diperoleh masyarakat,” haraprnya.

Ketua LPA (Lembaga Pemangku Adat) sekaligus Dewan Pembina FKIDKB, Abbas Wasseh, mengajak kepada para dzurriyat untuk terus bergandengan tangan dan kompak. Dengan tujuan, dzurriyat Kesultanan Banten dapat memberikan warna bagi Kesatuan Indonesia.

“Raker ini sebuah keharusan setiap organisasi, bahwa dalam forum ini lagirnya kebersamaan dari kita. Saya berharap kebersamaan seluruh dzurriyat Sultan Banten seluruh Nusantara terus meningkat. Mudah-mudahan dalam jangka waktu tidak lama, akan terbentuk kepengurusan dzurriyat. Sehingga, betul betul memberikan warna bagi Indonesia khususnya dzurriyat Kesultanan Banten,” bebernya.

Dalam acara Forum Dzurriyat Kesultanan Banten dihadiri oleh ratusan keturunan Sultan Banten yang tersebar dari 15 Kota provinsi, seperti Palembang, Jakarta, Manado, Jawa Barat, Batam dan kota lainnya.

Dalam Raker tersebut, hadir pula KaKesbangpol, Azfar Syamun yang mewakili Wali Kota Tangsel, Tb. Drs. Zainal aminin Mpd Msi, ketua Badan Nasab Kasultanan Banten .

Tb. A. Abas wase SH, Ketua pemangku adat , Tb. Amri wardana SH  Ketua Badan Advokasi keraton nusantara yang juga menjabat Sekjen LPA 5. Sesepuh BNKB  Tb. Drs Ahmad arslan Msi dan DR. Tb. NAJIB. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here