‘Stop Kekerasan Terhadap Anak’ jadi Isu Utama di Festival Ibu dan Buah Hati

METROTANGSEL.COM, Serpong – Kota Tangsel yang telah ditetapkan menjadi kota layak anak,  diketahui memiliki program-program untuk anak dan juga kesetaraan gender pada perempuan.

Atas dasar itulah, Komunitas Cerita Ibu Cerdas (CIC) yang sangat konsen dengan perkembangan si buah hati, ini menggelar Festival Ibu dan Buah Hati selama dua hari (5-6/5/2018) bertempat di Ball Room Intermark BSD, Serpong, Tangsel.

Dengan  tagline Stop kekerasan kekerasan terhadap anak yang menjadi isu utama, kegiatan ini langsung direspon positif oleh kementrian Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

“Kegiatan ini kami ajukan ke KPPPA dan langsung memberikan dukungan, terutama masalah isu untuk memberikan hak anak, yaitu stop kekerasan terhadap anak.Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, ilmu yang bermanfaat bisa disebarluaskan kepada masyarakat,” ungkap Ketua CIC, Fairus Faisal.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak dari KPPPA, Leny Nurhayanti Rosalin sangat mengapresiasi langkah Komunitas CIC dalam melaksanakan Festival Ibu dan Buah Hati.

Leny pun, berharap para orangtua Indonesia semakin teredukasi untuk menjaga keamanan anak-anak di Indonesia.

Selain itu, ia pun mengaprisiasi keterlibatan para selebriti untuk ikut memberikan edukasi tepat guna seputar ilmu parenting dan isu-isu yang sedang hangat diperbicangkan kepada ibu-ibu.

“Semoga ke depan kegiatan kegiatan serupa dapat dilakukan oleh semua pihak, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga lembaga masyarakat, dunia usaha, media, dan praktisi ahli dibidang masing-masing untuk bersama-sama membangun anak Indonesia,” harapnya.

Sementara Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan rasa senangnya karena menjadi bagian dari kota berkembang.

Ia pun akan merencanakan ini akan menjadi agenda tahunan di Tangsel. Dengan acara seperti ini, pihaknya berharap warga Tangsel semakin paham tentang isu-isu yang tepat guna bagi Ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya.

“Peran kita dalam mendidik anak dihadapkan dengan kemajuan teknologi dan informasi, sehingga apa yang kita ajarkan saat ini menjadi tantangan dari era sebelumnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, secara simbolis Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie memberikan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai bentuk dukungan program pemerintah, untuk mencegah eksploitasi anak dan mendapat hak anak. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here