Ini Isi Perubahan Kriteria Seleksi Penerimaan Siswa Baru Tahun 2018

METROTANGSEL.COM, Setu – Penerimaan Perserta Didik Baru (PPDB) yang akan dibuka mulai 4-7 Juli 2018 mendatang, mengalami perubahan kriteria seleksi. Perubahan itu sesuai dengan aturan Permendikbud yang baru, Nomor 4 tahun 2018.

Pada kriteria seleksi tahun sebelumnya (2017) hanya didasari dengan jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah. Tetapi untuk seleksi tahun ini (2018), ada penambahan dua kriteria.

“Ada permendikbud baru dan ada 3 kriteria baru yaitu jarak rumah ke sekolah, nilai ujian SD dan prestasi. Ini sejalan dengan tujuan nasional terkait dengan peningkatan akses dan mutu pendidikan,” ujar Kadindikbud Tangsel, Taryono pada saat menggelar Sosialisasi PPDB di Graha Widya Bakti, Puspiptek, Kamis (24/5/2018).

Sosialisasi ini pun, diikuti oleh ratusan kepala sekolah, guru dan staff sekolah yang berada di Tangsel.

Menurut Taryono, meski baru akan dimulai pada bulan Juli mendatang, segala persiapan sudah mulai dilakukan. Tak hanya itu, sosialisasi dengan menggunakan papan iklan juga sudah dilakukan dengan adanya PPDB.

“PPDB di Tangsel telah dilakukan persiapan sejak tahun 2017, kami telah mensosialisasikan melalui billboard yang dipasang dibeberapa titik, juga kami sudah koordinasi dengan para Camat dan Lurah,” katanya.

Dindikbud Tangsel juga telah bekerjasama dengan Diskominfo terkait aplikasi dan sistem PPDB yang akan digunakan oleh siswa untuk mendaftar secara online.

“PPDB 2018 ini ada hal yang berbeda, karena semua berjalan dengan online yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Sehingga tidak ada aktifitas kolektif pendaftaran di sekolah tujuan, semua terpusat di Dindikbud,” bebernya.

Terkait prestasi yang dimiliki oleh siswa diperlukan validasi peserta, Dindikbud menyiapkan 7 posko di 7 Kecamatan.

Diharapkan masing-masing SD bisa membantu pendaftaran online siswanya, sehingga PPDB di 22 SMP Negeri tidak ada aktifitas.

Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menyambut baik kegiatan Sosialisasi PPDB yang dilaksanakan Dindikbud Tangsel untuk siswa dari jenjang SD ke SMP secara online ini.

“Tahun kemarin dengan sistem zonasi, kita melihat dan mengevaluasi apa yang terjadi di tahun lalu dan kekurangannya lalu bisa diperbaiki ditahun ini,” ungkap Walikota Airin.

Karena yang terpenting adalah kerjasama antara orangtua dengan guru sebagai orang yang ada di rumah kedua anak-anak kita. P

PDB online ini bertujuan untuk adanya transparansi dan keterbukaan sehingga tidak ada lagi titip-titip murid.

“Mudah-mudahan dengan sosialisasi yang dihadiri Kepala Sekolah SD dan SMP ini bisa turut mensosialisasikan kepada orangtua murid. Sehingga PPDB Online bisa berjalan  maksimal,” bebernya. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here