Wow, Ada ATM Beras di Masjid Raya Bintaro Jaya

METROTANGSEL.COM, Pondok Aren – Biasanya ATM atau Anjungan Tunai Mandiri dipakai untuk mengambil uang. Tapi, apa yang terjadi jika ATM diperuntukan untuk mengambil beras?

Ini terjadi di Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), yang menyediakan ATM ( Anjungan Terima Mandiri ) Beras berlokasi di Jalan Maleo Raya, Sektor IX Bintaro, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Mesin ATM Beras yang bernama ELBO Smart Rice Dispenser buatan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini bisa menampung sekitar 200 kilo beras. Dan, hanya diberikan kepada mustahiq atau orang yang berhak menerimanya.

Proses pengambilannya pun, cukup mudah dengan menempelkan kartu yang sudah diberikan berwarna putih ke mesin ATM Beras. Ini merupakan, ATM Beras pertama yang ada di Tangsel.

“Rencana ini (ATM) sudah lama, tapi baru dimulai  semenjak bulan ramadhan tahun ini. Itu, untuk memberikan pelayanan kepada mustahiq yang berlokasi di ring satu dari jarak satu kilo dari masjid dan ring dua dari jarak dua kilo dari masjid,” ucap Usman Shofi, Koordinator Pelaksana Kegiatan Masjid Raya Bintaro Jaya.

Disebutkan bahwa ring satu meliputi wilayah Kampung Utan, Pondok Pucung, Tegal Rotan, Kampung Sawah dan Serua Poncol.

Sementara untuk musahiq yang berada di wilayah ring dua dengan jarak dua kilometer dari masjid meliputi Jombang, Rawa lele, Parigi, Pondok Jaya, Kampung Sawah Ciputat.

Dan, untuk ring tiga meliputi pondok kacang prima, parigi baru, Kampung Gunung.

Proses mustahiq untuk mendapatkan kartu ATM Beras pun, tak sembarangan. Karena, memerlukan pendataan secara detail yang melibatkan remaja masjid serta dompet dhuafa. Meski, belum sepenuhnya memegang kartu ATM Beras, tetapi saat ini sudah 100 lebih yang mendapatkan kartu ATM Beras.

“Mereka akan didata terlebih dahulu. Jika sudah didata, nantinya akan diberikan kartu sesuai dengan kebutuhannya. Misalkan, satu rumah ada 3 orang nantinya mereka mendapatkan 2 liter beras yang sudah diseting dalam bentuk kartu. Kalau satu rumah ada lebih dari 3 orang, ya bisa menambah jumlah liter berasnya. Maka dari itu, kami mendata secara detail,” paparnya.

Dan, untuk mendapatkan beras, para mustahiq diharapkan untuk melaksanakan solat shubuh berjamaah dan juga mengikuti tausiah setelah melaksanakan solat shubuh berjamah.

“Saya harap ini tak hanya sampai bulan ramadhan saja. Tetapi, terus dilakukan dan juga bertambah ATM nya. Mengambilnya pun dibuka dari jam 6 pagi hingga 7 pagi, agar mereka bisa mengikuti solat shubuh berjamaah dan mendengarkan tausiah atau kajian, kebutuhan jasmani dan rohani harus seimbang,” jelasnya. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here