Kejari Tangsel Bantu Selesaikan Piutang BPJS Ketenagakerjaan

METROTANGSEL.COM, Pondok Aren –  Kejaksaan Negeri Tangsel berhasil mengembalikan piutang BPJS Ketenagakerjaan hampir senilai Rp 370 juta dalam rangka penyelesaian piutang iuran perusahaan di Tangsel yang menunggak iuran program BPJS Ketenagakerjaan.

“Selama 2 minggu panggilan BPJS ketenagakerjaan yang berhasil tertagih sebesar adalah Rp. 343.461.709,28. Ini sebagai tindak lanjut kerjasama antara Kejari Tangsel dengan BPJS Ketenagakerjaan Tangsel. Selain tunggakan iuran, ada juga yang mendaftar sebagian dan perusahaan belum daftar, jadi ada tiga kategori,” ujar Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Tangsel, Tri Sumarni.

Lanjutnya, Tri menghimbau agar tiap perusahan untuk segera memenuhi syarat Perusahaan Wajib Belum Daftar (PWBD).

“Kemudian sebanyak 51 surat kuasa khusus (SKK) dengan total 111 perusahaan untuk melakukan penagihan maupun untuk memberikan saran kepada perusahaan yang sudah memenuhi persyaratan PWBD untuk segera mendaftarkan perusahaannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Jika, perusahaan yang belum memenuhi syarat tersebut akan diberikan peringatan terlebih dahulu. Dan, sanksi terberatnya akan mendapatkan sanksi pidana.

“Untuk sanksi sendiri, kalau mengacu kepada UU BPJS itu ada sanksi adminitrasi, berupa teguran secara lisan ataupun tertulis. Surat peringatan SP 1, SP 2, hingga sanksi terhadap pelayanan publik yang kita batasi. Kalau untuk sanksi pidananya di pasal 5 ayat 1, ada ancaman pidananya. Dalam waktu dekat kita juga akan melakukan SP 2,” jelasnya. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here