Hari Terakhir, PPDB Online di Tangsel Masih Banyak Dapat Keluhan

Para orang tua calon peserta didik sedang menunggu menunggu proses pendaftaran PPDb hari terakhir di Posko PPDB Kota Tangsel.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Pendaftaran terakhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online masih diserbu oleh banyak orang tua calon peserta didik.

PPDB yang sebelumnya dibuka pada 4 hingga 7 Juli, harus dihentikan selama dua hari karena terkendala sistem yang error. Kemudian, dibuka kembali pada 9 hingga 11 Juli.

Pantauan metrotangsel.com di SMPN 11 Tangsel yang merupakan posko PPDB, sejak pagi hari banyak orang tua yang ingin mendaftarkan sang anak atau ingin menanyakan informasi di hari pendaftaran terakhir ini.

Namun, banyak pula yang masih mengeluhkan sistem PPDB SMP online di Tangsel yang menggunakan zonasi. Karena, kini PPDB bergantung dengan kelurahan tempat tinggal.

Wantih warga Pondok Aren yang datang sejak pagi hari, mengeluhkan dengan kurangnya sosialisasi terkait zona yang diterapkan menurut kelurahan.

“Anak yang punya NEMnya dua empat kalah dengan anak yang punya nemnya lima belas. Ya kalau gitu, buat apa anak-anak belajar, kalau NEM yang kecil bisa masuk. Seharusnya, kalau sistem zonasi menurut kelurahan harus ada sosialisasi dulu,” ucapnya.

Sama halnya dengan, Teguh Santoso warga Buaran, Serpong. Menurutnya, kalau berdasarkan kelurahan, harus disediakan SMP di tiap-tiap kelurahan.

“Kasihan di kelurahan yang tidak ada sekolah. Seharusnya, ada sekolah tiap kelurahan. Kalaupun masuk zona, nilai yang kita dapat hanya 95 padahal nemnya tinggi, kalah dengan nemnya kecil tapi dapat poin 99,” ungkapnya saat menunggu giliran dipanggil oleh panitia Posko PPDB di SMPN 11.

Teguh juga, mengatakan, bahwa sistem PPDB masih belum siap untuk menerima puluhan ribu masyarakat yang ingin mendaftar.

“Plus minusnya pasti ada, hanya saja belum siap sistemnya,” pukas Teguh yang ingin mendaftarkan anaknya di SMPN 19 Tangsel. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here