Baru Empat Bulan Bekerja, Kejaksaan Tangsel Selidiki 310 Perkara

Jajaran Korps Adhiyaksa Kota Tangerang Selatan.

METROTANGSEL.COM, Pondok Aren – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel yang berdiri pada 12 Maret 2018, terus memberikan pelayanan terbaiknya.

Dalam memperingati hari Bhakti Adhyaksa ke-58, Kejari Tangsel yang baru berusia 4 bulan sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) sebanyak 310 perkara.

“Meski baru berusia empat bulan, kami tetap bekarya dengan sepenuh hati dan menuntaskan pekerjaan secara maksimal. Untuk SPDP yang masuk ada 310 perkara, baik dari Polda Metro, Polres Tangsel, Badan Narkotika Nasional (BNN) Tangsel,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Bima Suprayoga, Kamis (19/7/2018) sore.

“Tahap 1 ada 50 perkara, dan yang sudah sidang 20 perkara. Dalam tempo 3 bulan, kami bisa menlaksanakan tugas dengan baik dan masyarakat harus tahu kamu bekerja dengan semangat progresnya sangat cepat,” tambahnya.

Menurutnya, dari sekian banyak perkara yang masuk, perkara narkotika dan sengketa tanah yang paling menonjol.

“Ada kasus pencurian, kasus kekerasan, yang paling menonjol, narkotika dan masalah tanah, saat ini perkasa masih berjalan terus. Kalau untuk tanah, biasanya masalah pribadi dengan pihak swasta,” tutur pria asal Solo, Jawa Tengah ini.

Tak hanya itu, Kejari Tangsel sudah mulai melakukan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4).

“Dalam waktu tiga bulan ini, semua sudah berjalan. TP4D sudah berjalan. Dapat memberikan pendampingan hukum dalam setiap tahapan program pembangunan dari awal sampai akhir,” ucapnya. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here