Polisi Minta Satpol PP Ikut Bantu Cegah Aksi Tawuran di Tangsel

Kapolsek Pamulang, Kompol Endang Sukma Wijaya.

METROTANGSEL.COM, Bogor – Tawuran pelajar antara SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang dan SMK Bhipuri Serpong menambah data kelam tawuran pelajar di Tangsel.

Pihak kepolisian dan juga Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel terus berupaya untuk mencegah kejadian tawuran kembali terjadi dan memakan korban.

Kasat Intelkam Polres Tangsel AKP Febri Nurjam mengatakan, upaya-upaya kepolisian sudah dilakukan untuk mencegah terjadinya tawuran.

“Akan tetapi, tidak bisa berjalan sendiri. Saya harap, Pemkot Tangsel untuk mengaktifkan Satpol PP agar bisa bekerjsama melakukan sweeping pada saat jam pulang sekolah maupun jam-jam rawan adanya tawuran,” ujar AKP Febri di Gedung Balai Kota Tangsel, Rabu (8/8/2018).

Secara terpisah, Kapolsek Pamulang Kompol Endang Sukma Wijaya selepas mendatangi rumah duka aksi tawuran di Desa Pedurenan, RT 03/01, Bogor, langsung mendapatkan perintah dari Kapolres Tangsel untuk menyebar anggotanya di sekitar sekolah. Terlebih SMK Sasmita Jaya berdekatan dengan Polsek Pamulang.

“Saya diperintahkan oleh Kapolres Tangsel, untuk mengantisipasi yang dikhawatirkan adanya aksi tawuran kembali. Kami, langsung adakan apel kordinasi memberikan arahan dan penempatan anggota baik di sekolah maupun daerah rawan serta tongkrongan anak sekolah,” terangnya.

Endang juga berharap agar kejadian tawuran ini, jangan kembali terjadi sampai memakan korban jiwa.

“Kami lakukan penyekatan antara perbatasan Pamulang dan Cisauk, antisipasi ada sekolompok anak sekolah. Sampai sekarang aman dan kondusif, namun kami tetap melakukan penyisiran, mudah mudahan ini kejadian yang terakhir kalinya,” harapnya. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here