Klasterisasi Perguruan Tinggi di Indonesia, ITB Jadi Yang Terbaik

METROTANGSEL.COM, Setu – Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Indonesia kembali mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tepat di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-73 di Puspiptek, Muncul, Setu, Jumat (17/8/2018).

Klasterisasi dilakukan oleh Kemenristekdikti bertujuan untuk memetakan perguruan tinggi agar meningkatkan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan.

“Ada lima komponen utama yang digunakan untuk menilai performa perguruan tinggi. Yang pertama kualitas SDM, kedua kualitas kelembagaan, ketiga kualitas kegiatan mahasiswa, keempat kualitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dan, yang kelima komponen terbaru yakni kualitas inovasi,” papar Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan inovasi merupakan faktor penentu kemajuan suatu bangsa, sehingga tidak dapat dihindari lagi. Terlebih, kesiapan teknologi dan inovasi adalah dua pilar dari dua belas pilar dalam indikator saya saing bangsa.

“Perguruan tinggi diharapkan terus mengembangkan diri menjadi perguruan tinggi berbasis inovasi (Innovation University) yang secara aktif melakukan komersialisasi pengetahuan dan teknologi yang diciptakan dalam menghasilkan inovasi. Seperti melalui penguatan Kebijakan, Kelembagaan, Sumber Daya, Jaringan dan Hasil Inovasi,” jelasnya.

Masih katanya, indikator yang digunakan pada beberapa komponen utama pun mengalami penyesuaian, yaitu penambahan indikator kerjasama perguruan tinggi pada komponen utama kelembagaan.

“Peningkatan kerjasama perguruan tinggi juga diharapkan dapat memperluas jaringan (networking) yang dapat meningkatkan kualitas dari segi kelembagaan, maupun SDM-nya,” imbuhnya.

Adapun perguruan tinggi non-vokasi yang terbaik dimiliki oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan skor 3.57. Diiktuti oleh Universitas Gajah Mada (UGM) diperingkat kedua dengan skor 3.54.

Dan yang ketiga, ditempati Institut Pertanian Bogor dengan skor 3.41. Untuk mengetahui informasi lebih detail mengenai pemeringkatan bisa cek secara online di pemeringkatan.ristekdikti.go.id. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here