Alumni SMK PGRI 5 Serpong Kibarkan Merah Putih di Opening Ceremony Asian Games 2018

Salah satu anggota Purna Paskibraka Tangsel yang juga lulusan SMK PGRI 5 Serpong Heny Kurniawati ikut andil dalam pagelaran pembukaan Asian Games Jakarta Palembang 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (18/8/2018) lalu.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Menjadi tim yang ikut andil dalam memeriahkan event olahraga terbesar kedua di dunia yakni Asian Games pastinya tak akan dilupakan seumur hidup.

Terlebih opening ceremony Asian Games mendapat sanjungan dari masyarakat Indonesia maupun luar negeri.

Seperti yang dialami oleh Heny Kurniawati yang tergabung di Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Tangsel angkatan 2016 dan 21 temannya.

Heny salah satu yang terpilih ikut dalam upacara pembukaan Asian Games,merasa bersyukur bisa merasakan ikut membuka Asian Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (18/8/2018).

“Sangat bersyukur dan bangga sekali bisa berdiri tegap mengibarkan sang merah putih dihadapan dunia, merinding, haru sekali rasanya saat berdiri ditengah orang orang yg menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh khidmat. Pastinya enggak bakal dilupain seumur hidup,” tutur Heny ketika di konfirmasi metrotangsel.com Selasa (21/8/2018).

Heny yang baru saja lulus di SMK PGRI 5 Serpong ini, menceritakan pada saat Wishnutama selaku aktor dibalik kesuksesan pembukaan Asian Games meminta sesuatu yang wah kepada anggota Paskibra

“Kalau hal unik menurut saya dari Paskibra, saat tampil di opening ceremony adanya permintaan special dari mas Wishnutama yaitu gerakan hormat slow motion. Kata mas Wishnu sih biar lebih greget gitu pas hormatnya,” jelasnya.

Proses untuk menjadi anggota pembukaan Asian Games menurutnya harus melewati tahapan parade atau baris berbaris terlebih dahulu. Tapi, Heny dan empat rekannya berhasil menjadi anggota pembukaan Asian Games.

“Jadi yang semua daftar untuk ikut Asian Games dari PPI itu nanti dipilih ada beberapa tim. Ada tim opening closing ceremony, UPP (upacara penghormatan pemenang) ceremony, dan welcoming ceremony,” ucapnya.

“Untuk tim opening ceremony itu diseleksi dari ratusan yang ikut, tapi yang dipilih cuman 80 orang ada 26 putri sisanya putra. Nah yang tidak terpilih menjadi tim opening itu menjadi tim UPP dan welcoming,” sambung wanita kelahiran Pemalang 11 Agustus 2000 ini. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here