Jaga Keutuhan Umat Beragama, Ribuan Jamaah Gelar Dzikir & Doa Bersama

METROTANGSEL.COM, Serpong – Sedikitnya 1000 jamaah dzikir dari berbagai organisasi dan majelis taklim di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), khusuk mengikuti dzikir dan berdoa memohon agar kerukunan umat beragama di Indonesia, khususnya di Kota Tangsel dapat terus terjaga.

Dzikir akbar dan ceramah kebangsaan bertajuk “Penguatan Kebhinekaan Dalam Menjaga Keutuhan NKRI” diadakan oleh MUI Kota Tangsel itu, berlangsung di Masjid MAN Insan Cendikia, Serpong itu, dipimpin langsung oleh Abdul Syukur, salah satu ustadz dari majlis Zikir Azzikro binaan Ustadz Arifin Ilham.

Hadir dalam dkegiatan dzikir akbar dan ceramah kebangsaan tersebut, Anggota DPR-RI, Irgan Chairul Mahfidz.

Dalam ceramahnya, Irgan mengaku prihatinan lantaran jelang Pemilu 2019 ini, para pengguna internet dan media sosial mulai saling menghujat antara pendukung Capres yang satu dengan yang lainnya.

“Saat ini di media sosial sudah mulai terlihat perpecahan ada yang memihak Jokowi dan Prabowo masing masing saling menjelek jelekan. Jangan sampai konflik dimedia sosial terbawa ke kehidupan masyarakat. Saat ini Indonesia sudah cukup baik aman dan damai. Jangan sampai dirusak dengan hal-hal yang semacam itu,” terang Irgan, Rabu (19/9/2018).

Irgan jelaskan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar multi etnis. Dimana, ratusan suku dari berbagai kepulauan ada disini. Dari berbagai suku tersebut, warga yang multi etnis itupun memiliki berbagai profesi.

“Tentunya dengan kondisi heterogen ini maka sangat rawan timbul perpecahan. Jika kita melihat negara-negara lain seperti Unisoviet yang pecah karena konflik agama suku dan ideologi. Negara Suriah juga hancur karena konflik antara Syiah dan Sunni. Negara-negara Afrika juga berkonflik yang disebabkan warna kulit. Jangan sampai Indonesia menjadi pecah seperti itu,” terang Irgan.

Ditempat yang sama, perwakilan dari Kodiklat TNI Letkol Inf Alwi menuturkan, bahwa pada tahun 1990an ada salah satu universitas dari luar negeri yang melakukan penelitian bahwa Indonesia yang memiliki ribuan pulau, ratusan suku dan berbeda agama, tetapi tetap utuh hingga saat ini.

“Padahal potensi konflik di Indonesia sangat besar. Namun dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang dapat mempersatukan seluruh bangsa Indonesia tanpa membeda-bedakan suku bangsa dan bahasa,” ungkapnya.

Sementara itu, penyelenggara dzikir dan Ceramah Kebangsaan Sekretaris MUI Kota Tangsel Abdul Rozak berharap dari penyelenggaraan tersebut, diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap kebhinekaan dalam menjaga keutuhan NKRI khususnya di Kota Tangsel.

“Wilayah kita saat ini dalam kondisi yang baik tidak terjadi konflik untuk itu perlu dijaga agar tetap kondusif. Menjelang Pemilu 2019 memang suasana politik semakin menghangat namun jangan sampai menganggu kerukunan yang saat ini sudah terjaga di Tangsel ini,” tandasnya. (jpn/lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here