Hebat, Siswa SDN Puspiptek Ini Ciptakan Alarm Anti Maling

METROTANGSEL.COM, Setu – Empat siswa kelas 6 dari SDN Puspiptek menciptakan karya “Alarm Anti Maling” yang dipamerkan pada event Puspiptek Inovation Festival (PIF) 2018

Keempat siswa tersebut yakni Meisi Permatasari, Fikri Wibowo, Aluna Khaerunisa dan Qolby Khoir saling bertukar gagasan untuk menciptakan Alarm Anti Maling ini.

“Aku sering liat diberita sekarang banyak maling, ini yang jadi inspirasi aku kenapa ciptain alarm anti maling. Bikin ini aku sama temen-temen searching juga di google dan bisa dua hari sudah jadi,” tutur Meisi.

Bentuk alarm anti maling ini, Meisi bersama temannya hanya membutuhkan barang-barang sederahana, seperti kabel, baterai, klip dan sterefoam. Adapun, dasar kerja alarm anti maling ini lebih memaksimalkan tenaga listrik.

“Jadi cara kerjanya itu pertama ketika pintu dibuka klip yang ada di belakang pintu akan saling bersentuhan dan rangkaian menjadi tertutup. Kemudian, listrik pun mengalir dan berubah menjadi energi bunyi pada buzzer. Terakhir, perubahan energi yang terjadi pada alarm ini adalah energi kimia menjadi listrik, lalu menjadi energi bunyi,” terang Meisi secara detail.

Meski hanya memakan waktu dua hari untuk membuatnya. Meisi dan temannya, selalu mendapat kendala dan terus berdiskusi untuk mengatasi kendala itu.

“Yang sering itu, kabelnya putus. Akhirnya kita cari akal biar gak putus kabelnya dan dikasih masukan juga dari guru-guru,” ucapnya.

Meisi dan temannya pun, berharap ciptaannya ini nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk mencegah adanya maling. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here