Dinilai Arogan, Puluhan Warga Kecamatan Setu Demo Mapolsek Cisauk

METROTANGSEL.COM, Cisauk – Mapolsek Cisauk didatangi puluhan warha Kecamatan Setu, Tangsel, Kamis (18/10/2018) yang merasa kecewa dengan arogansi oknum anggota kepolisian.

Warga Kelurahan Kademangan RT 04/03, Kecamatan Setu, Tangsel berinisial M ditahan pihak kepolisian setelah kedapatan memukuli maling ikan yang masuk ke halaman rumahnya.

Pada, Jumat (12/10/2018) M yang dimintai keterangan di Mapolsek Cisauk tidak diperkenankan untuk kembali kerumah dengan alasan ingin diamankan.

Selanjutnya, kejanggalan makin terasa saat pihak keluarga dari M melaporkan balik tindakan pencurian yang dilakukan oleh pelaku berinisial A tersebut.

Akan tetapi, laporan tersebut justru ditolak oleh salah seorang anggota Polsek Cisauk yang berjaga saat itu tanpa alasan yang jelas.

 

“Persoalan terbesar saat ini adalah arogansi aparat. Kita minta kapolres mengevaluasi aparat kepolisian yang bertindak tidak sesuai dengan protapnya. Dalam hukum acara kita itu cuma dikenal istilah ditahan dan ditangkap. Tidak ada istilah diamankan,” jelas Suhendar salah seorang orator aksi di depan Mapolsek Cisauk.

Doktor Ilmu Hukum ini pun kemudian meminta agar pimpinan kepolisian menindak tegas dan menjatuhi sanksi kepada personelnya yang tidak profesional dalam menjalankan tugas.

“Kita tidak mau polisi terus begini. Kita minta tidak ada diskriminasi warga dalam membuat laporan. Makanya kita demo supaya tidak ada lagi warga yang mendapat perlakuan sewenang-wenang,” paparnya.

Setelah menyuarakan orasinya, perwakilan massa aksi pun kemudian diterima untuk dimediasi bersama dengan Wakapolres Tangsel Kompol Arman dan Kapolsek Cisauk AKP Freddy Yudha. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here