SPDP Kejaksaan Tangsel : Kasus Narkoba Berada di Peringkat Pertama

METROTANGSEL.COM, Pondok Aren – Sebanyak 550 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara dari berbagai lembaga, masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel per Juni 2018 lalu.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Tangsel, Sobrani Binzar yang akrab disapa Banie, menjelaskan, per Juni hingga Oktober ini dari 550 SPDP sudah masuk dalam tahap persidangan kurang lebih 200 perkara.

“Hingga saat ini telah melakukan persidangan terhadap kurang lebih 200 perkara. Sisanya masih dalam tahap penyidikan,” ucapnya, Kamis (18/10/2018).

Lanjutnya, dari sekitar 550 SPDP dan 200 yang sudah masih ke persidangan, berbagai macam motif kejahatan masuk. Namum, persoalan narkotika dan sengketa tanah masih mendominasi di Tangsel.

“Sangat beragam dengan motif yang tidak biasa. Seperti perkara Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Fidusia dan persoalan tanah. Tapi yang mendominasi, kasus narkotika sekitar 30 persen,” papar pria penyuka band legendaris The Beatles.

Bapak tiga anak ini, selalu menghimbau kepada masyarakat khususnya di Tangsel agar selalu menjauhi hukum dan kenali hukum.

“Oleh sebab itu, kita imbau kepada masyarakat untuk kenali dan jauhi narkoba yang dapat merusak masa depan,” himbaunya.

Apalagi ditambah Kejari Tangsel melalui Kajari Tangsel, Bima Suprayoga mempunyai program Jaksa Masuk Sekolah. Dimana dalam program tersebut, bertujuan untuk mengenali hukum sedini mungkin. (lni/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here