UBM Pelopori Program (Baru) Studi Bisnis Digital dengan Gelar S.BD

METROTANGSEL.COM – Universitas Bunda Mulia (UBM) melakukan terobosan hebat dengan meluncurkan program studi (prodi) baru yaitu Bisnis Digital dengan gelar Sarjana Bisnis Digital (S.BD).

Program studi ini diharapkan mampu menghasilkan para lulusannya dapat menghadapi tantangan dan perubahan di Indonesia untuk mampu bekerja dan siap menciptakan bisnis di dunia digital.

Kurikulum pendidikan menjadi salah satu indikator pendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, survey 2017 mengenai Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia bahwa 54,68% penduduk Indonesia adalah pengguna internet atau 143,26 juta jiwa dari 262 Juta orang.

Perkembangan teknologi yang pesat saat ini juga sudah membuat masyarakat bergantung pada teknologi. Tercatat pada 2020 nanti transaksi e-commerce di Indonesia diharapkan mampu melampaui 130 milliar dollar atau setara dengan 1.755 triliun.

Hal ini merupakan peluang besar untuk memasuki bisnis digital. Hal tersebut membuat UBM sebagai meluncurkan Program Studi Bisnis Digital sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan pemerintah yaitu Revolusi Industri 4.0 “Making Indonesia 4.0”.

Program studi Bisnis Digital memiliki kekuatan pada pembelajaran bisnis digital dan teknologi digital. Prodi ini dikembangkan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia di bidang penguasaan bisnis startup digital, market place, big data, hingga artificial intelligence.

Rektor Universitas Bunda Mulia Doddy S Badjuaji mengatakan, “UBM berkolaborasi dengan beberapa industri digital di Indonesia sebagai pendukung Program Studi Bisnis Digital dalam hal pemagangan, perekrutan tenaga kerja, joint research, kuliah umum atau dosen tamu dan project Customer Sosail Responsibility (CSR)”, (27/11/2018).

Diharapkan UBM akan mampu untuk terus berkomitmen penuh dengan dunia pendidikan serta siap menghasilkan lulusan-lulusan terbaik yang siap pakai guna memenuhi tuntutan dunia industri sesuai dengan tagline-nya, “Bridging Education to The Real World”, tutup Doddy. (ger/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here