Ciptakan Engineer Handal Melalui Program IKEI Education Centre

METROTANGSEL.COM, Komunitas – Dalam membangun engineering yang berkualitas dalam berbisnis, Ikatan Engineers Indonesia (IKEI) menggelar seminar dan workshop dengan tema “Risk Management For Building” di Ballroom Hotel Allium Tangerang.

Para peserta seminar yang mayoritas diisi oleh tenaga engineers, sangat terbantu dengan adanya seminar ini dan mereka juga saling berbagi wawasan.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) IKEI, Agus Salim mengatakan, bahwa seminar dan workshop ini sebagai salah satu program yang ada di IKEI yakni IKEI Education Center.

“Suatu sarana untuk melakukan pelatihan demi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) engineer di Indonesia yang nantinya akan dapat sertifikat pelatihan dari IKEI. Salah satunya kegiatan workshop dan seminar ini,” ujar Agus, Minggu, (2/12/2018).

Total keseluruhan member IKEI se Indonesia mencapai sekitar 3.000 engineer, diharapkan dapat berbagi ilmu dan wadahnya pada kegiatan workshop dan seminar ini.

“Pada pelatihan ini kami merangkul yang punya talenta mengajar, karena disini punya banyak keahlian dengan tujuannya kami bisa bekerjasama dengan Universitas. Dan, bahkan kedepannya bukan hanya member kami saja tapi untuk umum akan dibuka,” bebernya.

Sementara itu Ketua PHRI Banten Ahmad Sari Alam menjelaskan, tanpa adanya engineer hotel tidak akan berjalan dan tidak akan bisa berkembang.

“Saya lihat okupansi hotel di Banten meningkat 75 persen di Tangerang, cukup menarik, ini berkat IKEI juga. Karena IKEI merupakan jantungnya hotel, tanpa ada enginering potensi hotel tidak bisa berkembang. Karena, engineer bisa menurunkan biaya operasional,” ujarnya.

“Dan IKEI sendiri tidak banyak bicara tapi langsung bekerja. Saya bangga dengan IKEI yang bekerjasama dengan PHRI dengan begitu pariwisata di Banten bisa maju,” lanjutnya.

Bahkan pajak pembangunan hotel sudah melebihi 1 Triliun, tanpa adanya IKEI tidak akan bisa sampai itu.

“IKEI yang membuat kenyatan, hotel bisa mencapai sasaran, bagaimana engineer berperan dalam kemajuan hotel,” tukasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina IKEI Ashok Kumar, mengatakan dengan adanya IKEI Education Center dapat membuat engineer yang berkualitas dan berkarakter.

“Engineer itu biasanya malu malu karena di back office.  Kami punya akademi pariwisata, dimana ini akan bisa menjadi daya dukung. Karena, semua itu butuh kompetensi dan kegiatan ini akan berkelanjutan,” tutupnya. (ger/asn)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here