Revitalisasi Pasara Tradisional, Jokowi : Perlu Dibnagun Ekosistem Online dan Offline

METROTANGSEL.COM – Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya bahwa di era teknologi informasi sekarang ini, sudah sewajarnya bagi pasar tradisional untuk turut memanfaatkannya.

Menurutnya, perlu dibangun sebuah ekosistem yang mampu mempertemukan keunggulan dari teknologi informasi dengan pasar-pasar tradisional.

“Perlu dibangun sebuah ekosistem yang online dan offline ini bisa sambung. Kalau sambung pasar ini pasti akan cepat berkembang,” kata Jokowi saat membuka rapat kerja nasional (Rakenas) Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (12/12).

Presiden melanjutkan, dengan memanfaatkan teknologi seperti aplikasi jual-beli daring misalnya, konsumen yang biasa berbelanja di pasar tradisional akan mendapat kemudahan dengan bertransaksi melalui aplikasi.

“Kalau tersambung, semua produk yang ada di pasar bisa langsung dipesan dan sampai ke rumah dalam waktu tidak lebih dari 30 menit,” tuturnya.

Sementara Ketua Apeksi yang juga Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, mengungkapkan, dalam kegiatan ini ada penandatangan Mou antara Apeksi dan Asparindo untuk program pemberdayaan masyarakat. Penandatangan ini disaksikan oleh menteri perdagangan dan menteri Kominfo.

“Dari penandatangan MoU ini diharapkan terjalin sinergi yang mampu memberikan solusi alternatif jalan keluar serta kebersamaan dalam menentukan sikap dan arah agar pasar rakyat tetap eksos dan berkembang menjadi pasar rakyat modern yang kokoh dan berdaya saing global,”ungkapnya.

Tangsel bagian dari anggota Apeksi dan Asparindo, sama-sama mewujudkan pasar rakyat yang sehat di era digital ini. Salah satunya  kerjasama untuk pengembangan kualitas SDM pasar dan aplikasi digital sesuai dengan program yang sudah direncanakan di masing-masing daerah. (rls/asn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here