Studi Kelayakan Dipercepat, TPA Cipeucang Bakal Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

METROTANGSEL.COM, Jakarta – Studi kelayakan terkait penanggulangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang akan dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), dipercepat penyelesaiannya.

Hal tersebut disampaikan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany usai bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, di Jakarta. Rabu (9/1/2019).

“Alhamdulillah, hasil pertemuan dengan Pak Menteri tadi terkait percepatan penyelesaian Outline Business Case (OBC) dari pihak Korea Selatan,” ungkapnya.

Airin menjelaskan, pada awalnya Korea Selatan akan melakukan percepatan penyelesaian studi kelayakan dan lainnya pada bulan April sesuai dengan timetable, namun dari informasi yang kita dapat mereka akan menyelesaikan lebih awal di akhir Februari atau Maret.

“Mudah-mudahan ini bisa cepat selesai, sehingga bisa masuk tahap lelang investasi PLTSa dan Groundbreaking serta penyelesaian pekerjaan PLTSa di TPA Cipeucang di tahun ini,” terangnya.

Airin melanjutkan PLTSa tersebut akan dibangun di TPA Cipeucang diluas lahan 13, 6 hektar yang memproduksi sampah sekitar 250 ton per harinya.

“Dengan jumlah penduduk dan produksi sampah yang banyak per harinya, sudah layak dibangun PLTSa di TPA Cipeucang,” ujarnya.

Pembangunan PLTSa ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 35 tahun  2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

”Alhamdulillah, dalam Pepres tersebut Tangsel masuk dalam 12 Kota yang akan dipakai sebagai percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis PLTSa,” tutupnya. (ger/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here