Tommy Soeharto Bangun Program Kemandirian Pangan dan Energi untuk Rakyat

METROTANGSEL.COM, JAKARTA —Partai Berkarya siap menggerakkan peran-serta masyarakat untuk mencukupi kebutuhan energi keluarga melalui biogas yang merupakan solusi sederhana namun efektif.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra, atau akrab dipanggil Tommy Soeharto, sebagai sambutan penerimaan kepada putra-putri transmigran yang mengunjungi Saung Berkarya di Hambalang, Bogor, dalam rangkaian Musyawarah Nasional ke-IV Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) yang digelar (Selasa, 12-14 Maret 2019).

Saung Berkarya adalah bengkel kerja (workshop) yang dibangun Tommy sebagai wujud kepedulian Partai Berkarya terhadap persoalan pemenuhan pangan dan energi masyarakat.

Saung itu terbuka untuk memberikan keahlian dan kecakapan dalam pertanian, peternakan dan biogas untuk masyarakat yang berminat dan membutuhkan.

“Pemerintah saat ini sudah cukup kewalahan dengan subsidi LPG yang sudah mencapai Rp 24 triliun, subsidi minyak tanah yang besarnya Rp 18 triliun, serta subsidi pupuk yang mencapai Rp 12 triliun,” kata Tommy.

Penanggung jawab Saung Berkarya, Dr Sri Wahyuni menjelaskan program Kemandirian Pangan dan Energi tersebut merupakan pertanian terpadu yang dibangun secara sederhana, dalam skala kecil masyarakat dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan energi mereka sendiri.

“Desa cabai misalnya, harus mampu memproduksi sampai semacam bon cabe, desa yang kuat tomat harus bisa memproduksi saus tomat sendiri,”papar Sri.

Selain itu ia juga memaparkan soal peternakanyang dikombinasikan dengan kotoran ternaknya itulah yang kemudian bisa dimanfaatkan untuk membuat biogas sebagai upaya memenuhi energi.

“Di desa-desa transmigrasi yang terpencil, dimana minyak tanah dan LPG susah, kemampuan membuat dan memanfaatkan biogas akan sangat membantu,” kata Sri menambahkan.

Saat ini, Sri yang juga anggota Dewan Pakar Partai Berkarya itu, mengaku pihaknya sudah memiliki proyek percontohan di Sentani, Papua.

“Kami akan segera mencobakannya di Nagere, di Merauke, di Kerom, lalu Jayapura, dan beberapa tempat lain di Papua,” kata Sri.

Kawasan Indonesia Timur, NTT, Kalimantan Barat, menjadi ajang uji coba partai dalam pengembangan biogas, selain di beberapa wilayah di pulau Jawa. (rls/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here