MUI :  Golput Itu Haram

foto : moeslim choice

METROTANGSEL.COM, Serpong – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mengingatkan ‘Golput’ atau tidak menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2019 yang digelar 17 April nanti, haram hukumnya.

Diketahui, fatwa haram menjadi Golput, dikeluarkan MUI Kota Tangsel sejak tahun 2009 lalu ketika Tangsel menggelar hajat pemilihan Walikota. Fatwa haram Golput juga berlaku pada Pilgub Banten beberapa waktu lalu.

Sekretaris MUI Kota Tangsel, Abdul Rojak mengatakan, jelas sekali Golput atau tidak menggunakan hak pilihnya dalam menentukan arah masa depan bangsa dilarang oleh ajaran Islam. Fatwa haram itupun hingga kini terus disosialisasikan kepada masyarakat.

“Sejak pilkada walikota, hingga pilgub Banten lalu, fatwa itu masih tetap berlaku. Karena fatwa tersebut dikeluarkan agar masyarakat muslim menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin negara,” ungkap Rojak dihubungi media melalui jaringan selulernya, Rabu (26/3/2019).

Dengan adanya fatwa tersebut, diharapkan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat khususnya di Kota Tangsel, bahwa menggunakan hak pilih menjadi suatu kewajiban dan itu hak yang melekat pada setiap warga negara.

“Semoga ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga pada Pemilu nanti angka Golput di Tangsel berkurang. Kan sudah jelas sekali, memilih itu wajib hukumnya dan Golput haram,” beber Rojak. (jpn/asn)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here