7 Remaja Pengeroyok Steven Diringkus Polisi, Pelaku Lainnya DPO

METROTANGSEL.COM, Ciputat – Polisi Polres Tangsel berhasil meringkus tujuh remaja yang disangka polisi sebagai pelaku pengeroyokan dengan senjata yang mengakibatkan korban bernama Steven Saulus Kevin (22), tewas mengenaskan. Jumat (19/4/2019), lalu.

Ketujuh tersangka itu masing-masing berinisial BTG (16), FJR (17), RDW (17), TA (19), RST alias Tanto (21), FH (20) dan DF alias Jamet (19).

Sementara pelaku lainnya berinisial DW, PJ, GA, R, DD alias Jawa di tetapkan sebagai DPO Kepolisian.

Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Alexander menjelaskan peristiwa yang terjadi di Jalan Suka Bakti 1, RT 04/09 Kelurahan Serua Indah, Ciputat itu berawal dari saling ejek antara pelaku dengan korban di media sosial facebook.

“Orang yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka tetapi masih daftar pencarian orang (DPO), berkomunikasi menggunakan facebook dengan korban,” ungkap Alex saat gelar perkara di Mapolres Tangsel, Selasa (23/4/2019).

Dari komunikasi tersebut, lanjut Alexander, terjadilah kata-kata sarkasme serta saling ejek yang akhirnya, kelompok tersangka dan kelompok korban mengeluarkan kode COD yang di dalam istilah mereka diartikan sebagai tawuran.

Setelah sepakat, antara korban dan para pelaku, yang sebagian besar berdomisili di Tangsel ini, sepakat bertemu di kawasan Jalan Bukit Raya, Serua, Ciputat.

“Didapati di situ (TKP-red) terdapat  korban dan 2 teman lainnya. Sempat terjadi cekcok mulut, tidak berapa lama korban yang kalah jumlah, terjadilah kekerasan secara bersama di muka umum dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal,” bebernya.

Barang bukti pakaian korban.

Para tersangka yang menaiki yang berjumlah 14 oorang ini datang ke lokasi dengan menggunakan tujuh unit sepeda motor.

Dari para tersangka, polisi mengamankan 13 senjata tajam jenis celurit serta pakaian korban penuh bercak darah dan robek akibat sabetan benda tajam.

Sedangkan para tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 dan atau pasal 170 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. (jpn/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here