BAWASLU: 7 Mei 2019, Batas Waktu Pelaksanaan Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Kota

METROTANGSEl.COM, Serpong – Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kecamatan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan mundur dari jadwal yang telah ditetapkan pada tahapan pemilu serentak 2019.

Pasalnya, dua Kecamatan yakni Setu dan Serpong Utara belum rampung menyelesaikan perhitungan.

Karena itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) meminta pihak KPU bisa menyelesaikan tugas mereka paling lama 7 Mei.

“Paling lama ya harus selesai tanggal 7 Mei ini, ga bisa lebih. Sesuai perundang-undangan, tanggal tersebut adalah tenggat yang sudah terncantum,” ungkap Ketua Bawaslu Tangsel, M Acep, yang ditemui metrotangsel.com, di kantornya, Kamis (2/5/2019).

Sementara itu, Pokja Penghitungan Suara KPU Tangsel, Achmad Mudjahid Zein mengatakan, di Kecamatan Serpong Utara dan Setu terdapat 200 lebih TPS. Rekapitulasi suara belum selesai karena masih ada beberapa wilayah Kelurahan.

Ketua Bawaslu Tangsel, M. Acep

“Dan ini akan dilanjutkan lagi besok. Karena pleno tidak mungkin ditunda atau dihentikan selama semua TPS belum dihitung,” katanya, Senin (29/4/2019) lalu.

Masih kata Mudjahid, berdasarkan tahapan di Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2018, untuk pleno tingkat kota dilaksanakan mulai 20 April sampai 7 Mei 2019. Artinya, kedua wilayah Kecamatan di atas masih punya waktu untuk menggelar pleno.

Sesuai petunjuk teknis Peraturan KPU, disebutkan bagi 200 sampai 400 TPS diberikan waktu 10 hari. Sedangkan untuk kecamatan yang memiliki 400 sampai 600 TPS diberikan waktu 15 hari.

“Wilayah Kecamatan yang memiliki TPS lebih dari 600 diberi waktu 17 hari,” jelas Mudjahid.

Ia mengakui banyak permasalahan saat pleno dilaksanakan. Seperti kesalahan dalam penulisan adminstrasi, protes para saksi terkait kesamaan suara sehingga harus dilakukan penghitungan ulang.

“Namun untuk menghasilan proses yang bersih dan transparan. Kita harus terima protes dan juga keberatan saksi, sampai akhirnya mendapatkan fakta yang kuat dan pleno bisa dilanjutkan, meski pun harus dihitung ulang,” jelasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here