Bawaslu Selidiki C6 Palsu Terkait Politik Uang Caleg Demokrat

Foto dok tangerang ekspres

METROTANGSEL.COM, Serpong – Bawaslu tengah menggenjot melakukan penyelidikan terkait formulir C6 yang menjadi alat politik uang  pada kasus dugaan politik uang caleg Demokrat.

Dalam hal ini, Bawaslu Tangsel mendapat temuan dari seseorang yang memberikan informasi awal berupa satu C6 dengan uang pecahan Rp 50 ribuan sebanyak empat lembar.

Dalam C6 dan uang yang disatukan itu juga terdapat kartu nama seorang caleg.

Namun dalam penelusurannya Bawaslu  menemui jalan berliku karena ternyata C6 yang asli atas nama orang yang diberikan itu, masih ada di Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Seharusnya, jika C6 yang ditempel dengan uang dan kartu nama itu asli, C6nya tidak ada di PPS.

Hal itu menimbulkan dugaan bahwa C6 yang dijadikan barang bukti informasi awal, itu palsu.

“Ada C6, nah kita harus selidiki C6nya dulu. C6 ini kok bisa keluar, sedangkan menurut PPS C6 ini sudah dikembalikan. Yang memberikan informasi awal kita kan C6. Nah ini C6nya dari mana. Jadi kita harus cari siapa sebenarnya yang mengeluarkan C6 ini,” ungkap Acep.

Dalam menangani kasus itu, Acep mengaku sudah meminta keterangan KPPS dan PPS setempat, serta seorang hansip yang menyebarkan C6.

“Pelapor kan si pemberi informasi awal. Sedang kita lacak,” akunya sembari tersenyum.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here