Hanyut Terseret Banjir, Balita Kembar Belum Ditemukan

Hazimah Dzakiyah Haibah (kiri)

METROTANGSEL.COM, Pamulang -Seorang bocah balita hanyut terseret arus banjir di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Kamis petang (9/5/2019)

Korban Hazimah Dzakiyah Haibah (5) saat itu tengah bermain dengan kembarannya Halimah Sa’adah Fitri. Diduga korban tengah senang-senang bermain itulah korban terseret arus banjir dan seketika hanyut.

Selain kembaranya, ada juga anak lain yang bermain bersama mereka. Namun saat korban jatuh, anak-anak yang masih polos itu tidak bisa berbuat apa-apa, hanya melihat korban terseret arus.

Atas kejadian itu, warga bersama tim gabungan dari BPBD Tangsel langsung menuju lokasi berupaya mencari keberadaan korban. Namun hingga pukul 20.00 malam, tim memutuskan untuk menghentikan pencarian sementara dan akan dilanjutkan pagi ini.

Tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian korban.

Asep Sopandi, relawan Tim Reaksi Cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel menjelaskan, berdasarkan keterangan keluarganya korban sedang bermain dengan kembarannya, Halimah Sa’adah Fitri. “Korban terjatuh dan hanyut,” ungkapnya saat berada di lokasi.

Menurutnya, tim SAR gabungan pun berupaya melakukan pencarian jasad Hazimah. Penyisiran lebih kurang sampai satu kilometer dari lokasi kejadian tapi hasilnya nihil. “Rencana hari ini pencarian akan dilanjutkan,” kata Asep

Kronologi awal kejadian naas yang menimpa korban bermula pada pukul 16.30, korban sedang bermain sekitaran rumah yang sedang banjir bersama kembarannya. Saat bermain, sandal korban hanyut dan korban mengejar tanpa disadari terbawa arus dan masuk kedalam saluran air.

Pukul 19.20, korban dikabarkan ditemukan di sekitaran saluran air ciputat. Namun itu ternyata bukan korban. Tim SAR kembali disebar di beberapa titik yaitu kali Pondok Ijo Legoso dan ada info yang mencari di Ciledug.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here