Massa “Solidaritas Ade Satrio” Tuntut Kapolsek Ciputat Dicopot

METROTANGSEL.COM, Serpong– Sekelompok massa “Solidaritas Ade Satrio”, Senin (13/5/2019) menggelar unjukrasa di depan halaman kantor Mapolres Tangsel.

Mereka menuntut Kapolsek Ciputat dicopot dari jabatanya, karena dinilai tidak mampu menangani kasus Ade Satrio dengan baik. 

Seperti diketahui, Ade Satrio (16) ditangkap aparat Polsek Ciputat pada 24 April lalu karena terlibat tawuran antar remaja, di Jalan Raya Maruga.

Saat proses penangkapan, Ade bersama 14 remaja lainnya diperiksa karena diduga terlibat ikut penusukan terhadap salah seorang korban hingga meninggal.

Dalam orasinya, kordinator Masa Perduli Ade Satrio, Rijal menuntut pihak Kapolres Tangsel agar bertindak tegas dengan memecat Kapolsek Ciputat serta beberapa oknum anak buahnya. 

“Saat ibu Ade menjenguk anaknya di Mapolres Tangsel, Ade menceritakan bahwa dia disiksa oknum polisi dari proses penangkapan hingga pemeriksaan. Ditampar dan dipukul pada bagian perut, kepala serta tangan dilukai korek api. Juga saat ditahan di Polsek Ciputat, disiksa tahanan dewasa,” cerita ibu Ade seperti diceritakan Rijal. 

Rijal dan kawan-kawanya menilai, proses hukum terhadap Ade tidak sesuai KUHAP dan UU No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak.

“Lebih tepatnya, proses hukum terhadap Ade Satrio lebih kepada penyiksaan,” cetusnya. 

Pantauan metrotangsel.comdi lapangan, aksi unjuk rasa ini dijaga sejumlah aparat kepolisian Mapolres Tangsel.

Pihak kepolisian juga sempat menanyakan ijin demo kepada pengunjuk rasa, dan ternyata mereka tidak memiliki ijin demo. Aksi itu pun berakhir hingga waktu berbuka puasa.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here