PPDB Berdasarkan Zonasi Kelurahan, Perhatikan 4 Faktor Ini Biar Bisa Diterima Sekolah Negeri

METROTANGSEL.COM, Serpong – Sekitar 23 ribu siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) di Tangsel akan melanjutkan pendidikanya ke jenjang SMP. Kelulusan SD pun, akan diumumkan baru pada 12 Juni mendatang.

Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel sudah mempersiapkan segala teknis pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Nantinya, pelaksanaan PPDB di Tangsel akan menggunakan sistem zonasi sesuai dengan regulasi  Permendikbud No 51 tahun 2018.

Tetapi ada empat faktor penilaian kriteria bagi para peserta PPDB yang sudah disiapkan oleh Dindikbud Tangsel sesuai dengan Perwal No 2 tahun 2019 mengenai PPDB.

“Dari Perwal tersebut ada beberapa poin, pertama prosesi pendaftaran sampai dengan pengumuman ada di sekolah SMP Negeri. Dan yang menentukan berdasarkan rapat guru mereka,” ucap Taryono, Selasa (14/5/2019).

Kedua, PPDB berdasarkan jarak dengan mempertimbangkn nilai hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional.

“Jadi empat faktor pernilaiannya itu 30 persen berdasarkan jarak, 50 persen berdasarkan nilai USBN, 10 persen untuk siswa berprestasi dan 10 persen untuk zonasi luar atau perpindahan orangtua,” jelasnya.

Menurut Taryono, dengan persentase jarak yang hanya 30 persen diharapkan bisa membuat pelaksanaan PPDB berjalan dengan lancar dibandingkan dengan tahun lalu. Perlu diketahui, nilai persentase jarak tahun lalu yakni sebesar 90 persen.

“Untuk zonasi berbasis pada kelurahan, tidak seperti tahun kemarin. Kami akan mempertimbangkan hasil ujian, jadi dikombain dengan jarak. Yang dikeluhkan tahun kemarin, kan anak berprestasi kalah dengan anak yang jaraknya dekat sekolah. Semoga bisa berjalan lancar,” ungkap Taryono.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, PPDB nanti yang menggunakan sistem online sudah ditetapkan per kelurahan. Berbeda dengan tahun lalu, yang ditentukan dengan jarak rumah.

“Sudah kita bahas sistem zonasi yang diarahkan dari Kementerian, bahwa zonasi PPDB di Tangsel diatur pembagian per kelurahan. Dulu kan dari jarak rumah, sekarang 22 SMP di Tangsel ini mengcover 54 kelurahan,” tutur Benyamin. (sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here