Baperjakat Siapkan Sanksi Bagi Oknum Pejabat yang Lakukan Pemukulan

Apendi Kepala BKKP Tangsel

METROTANGSEL.COM, Ciputat – Kasus pemulukan yang menimpa seorang pegawai staf kecamatan, Surya Malik Perkasa, terus bergulir.

Diduga pelakunya merupakan atasannya korban sendiri, yang juga sebagai aparat sipil negara (ASN) di kantor kecamatan Ciputat.

Selain akan menghadapi tuntutan pidana, oknum Kasie Pemerintahan Kecamatan Ciputat yang diduga sebagai pelakunya, juga akan mendapatkan sanksi kepegawaian.

“Kalau itu proses hukum ya itu ranahnya penyidik, itu pidana. Kalau secara administrasi kepegawaian, Baperjakat ranahnya,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan (BKPP) Tangsel, Apendi, saat dikonfirmasi metrotangsel.com, Minggu (19/5/2019).

Ketentuan tindak pelanggaran yang telah dilakukan, lanjutnya, telah diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Adapun pihaknya hanya menangani soal pelanggaran kepegawaian.

Apalagi, lanjut Apandi, dia (pelaku pemukulan) alumni STPDN. Harus memberikan contoh yang baik. Sebagai pamong masyarakat.

“Saya tidak melihat bekas ajudan (Bupati Tangerang Ismet Iskandar) siapapun, kalau salah ya saya bilang salah tindak,”terang Apendi yang menyesalkan hal itu bisa terjadi karna masalah sepele.

Kasus Pemukulan Staf Kecamatan : Polisi Segera Panggil Pejabat Kasie yang Terlibat

Menurutnya, kasus ini terdapat dua pelanggaran yang telah dilakukan, yakni pidana dan etik kepegawaian. Apendi menyerahkan kasus pidana ke aparat kepolisian.

“Dalam aturan PP 53 itu ada sanksi teguran lisan ada sedang ada berat, kalau berat diberhentikan dengan hormat, penurunan jabatan, ada penurunan golongan. Tapi nanti akan kita proses,” tegasnya.

Diberitakan metrotangsel.com sebelumnya, oknum Kasie pemerintahan Kecamatan Ciputat melakukan pemukulan terhadap anak buahnya Surya Malik Perkasa hingga matanya bengkak, pada Rabu (15/5/2019).

Korban pemukulan, Surya Malik mengatakan telah melapor kasus pemukulan terhadapnya ke aparat kepolisiam. Langkah hukum itu ditempuhnya setelah ia melakukan visum ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel.

Sering Bermasalah, Website RSUD Tangsel Dikritik Warga 

Ia tidak terima dengan perlakuan sang Kasie yang bertindak seenaknya kepada dirinya. Apalagi saat itu, kata dia, masih jam kerja.

“Laporan di polres satu jam selesai,” katanya ditemui wartawan di kediamannya RT 03/09, Kelurahan Serua Indah, Ciputat, Kamis (16/5/2019).(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here