300 Perusahaan Nasional dan Asing Ikuti Market Sounding Proyek Pembangunan PLTsa Cipeucang

METROTANGSEL.COM, Serpong – Kegiatan market sounding Proyek pembangunan PLTsa Cipeucang yang diselenggarakan Senin (20/5/2019), Tangsel di Ruang rapat merdeka 1-2 Assembly Hall Swiss-Belhotel Intermark Indonesia, Serpong ini dihadiri kurang lebih 300 peserta dari perusahaan swasta nasional maupun asing dan BUMN.

Ratusan perusahaan tersebut masing –masing bergerak di bidang pelaku industri pengelolaan sampah, kontraktor, perbankan dan lembaga keuangan, konsultan serta asosiasi bisnis terkait kedutaan besar dari negara sahabat baik dari dalam dan luar negeri.

Proyek PLTsa Kota Tangsel ini termasuk dalam 12 Kota Prioritas Nasional yang tercantum dalam Perpres No. 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

BKPM dan Pemkot Tangsel Gelar Market Sounding Proyek Pembangunan PLTSa Cipeucang

“Total kebutuhan investasi Proyek ini sekitar 119 juta USD serta Internal Rate Return (IRR) sekitar 10% dengan masa konsesi selama 20 tahun dan pengembalian investasi dengan menggunakan skema tipping fee sebesar Rp. 650.000/ton dengan penjaminan (Government Guarantee) dari PT. Penjamin Infrastruktur Indonesia (PT. PII).”ungkap Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Ikmal Lukman.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, menyampaikan,  bahwa meningkatnya produksi sampah di Kota Tangerang Selatan menyebabkan sampah tidak dapat ditangani semuanya sehingga tidak dapat ditampung di TPA.

“Karena kondisi TPA yang sudah overload maka diperlukan alternatif teknologi pengolahan sampah. Dan masuknya Kota Tangerang Selatan dalam Perpres No.35 tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan (PLTSa) diharapkan dapat menangani permasalahan sampah yang ada di di Tangsel secara keseluruhan” terangnya.

Ia juga berharap kegiatan Market Sounding ini selain untuk menerima masukan dalam penyempurnaan OBC dan menjadi usulan penyusunan FBC juga untuk menjajaki sejauh mana minat investor terhadap pembangunan PLTSa di Kota Tangerang Selatan.

Berdasarkan informasi, kegiatan Market Sounding ini dilaksanakan dengan format acara yang terdiri dari 2 (dua) sesi utama, yaitu sesi Presentasi Proyek dan sesi Diskusi Proyek.

Lagi, Dua Kelompok Warga di Ciputat Terlibat Aksi Tawuran

Dalam sesi Presentasi Proyek disampaikan penjelasan mengenai “Skema Pembiayaan dalam Penyediaan Infrastruktur dan Dukungan Pemerintah”, oleh Direktur Kerjasama Pemerintah-Swasta Rancang Bangun Kementerian PPN/Bappenas;

Penjelasan tentang “Penjaminan Proyek Infrastruktur”, oleh Direktur Eksekutif Bisnis PT. Penjaminan Infrastruktur (PT. PII);

Presentasi Proyek “Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Kota Tangerang Selatan” dan  Pemaparan Hasil study  “Outline Business Case (OBC) Proyek PLTSa Kota Tangerang Selatan”, oleh Perwakilan dari Korea Environmental Industry & Technology Institute (KEITI) selaku konsultan.

Acara dilanjutkan dengan site visit ke lokasi TPA Cipeucang yang bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi TPA sehingga calon investor dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap dalam pengambilan keputusan untuk berpartisipasi dalam proyek ini.(*rls/asn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here