Lagi, Dua Kelompok Warga di Ciputat Terlibat Aksi Tawuran

METROTANGSEL.COM, Ciputat – Saling menggunakan senjata tajam, dua kelompok warga di Ciputat, Kota Tangsel, kembali terlibat tawuran, Minggu (19/5/2019) sekitar pukul 23.00 malam.

Kedua kelompok yang didominasi kalangan remaja itu, tidak henti-hentinya melakukan aksi saling serang.

Suasana di lokasi begitu mencekam. Meski ada polisi yang turun langsung, tawuran itu tidak begitu saja berhenti. Malah berlanjut menuju sahur hingga Senin (20/5/2019) pukul 02.00 dinihari.

Baperjakat Siapkan Sanksi Bagi Oknum Pejabat yang Lakukan Pemukulan

Polisi bahkan terpaksa melepaskan tembakan ke udara guna memecah konsentrasi warga. Dua kelompok warga tersebut seolah tidak perduli dengan lingkungan sekitar meski berdekatan dengan kantor Koramil Ciputat dan Masjid Agung Al-Jihad.

Pengguna jalan tidak berani melewati sepanjang Jalan Ki Hajar Dewantara, tepatnya di depan sekolah Islamiyah, karena menjadi lokasi ajang tawuran.

Belum diketahui jelas sumber persoalan yang menyebabkan kedua kelompok saling serang dengan berbagai senjata tajam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bahwa tawuran kali ini merupakan tindak Ianjut atas peristiwa sama pada malam sebelumnya.

“Ini Ianjutannya, kemarin kan tawuran juga. Kalau kemarin sekira jam 01.00 WIB dinihari. Serem banget, pada bawa pedang, parang, macem-macem,” ucap Rizki, warga sekitar lokasi.

Warga lainnya, Mariah (56), merasa was-was melihat aksi beringas kedua kelompok. Bahkan kediamannya yang terletak di antara massa tawuran, harus menerima dampaknya berupa atap rumah yang jebol akibat terkena lemparan batu besar.

“Kemarin waktu tawuran pertama kena juga atap rumah, sekarang ini sepertinya kena lemparan batu lagi, nanti mau dicek dulu ke atas. Kita semua pada di dalam saja tadi, deg-degan itu suaranya rame banget waktu tawuran,” ucapnya di lokasi.

Pihak kepolisian dari Polres Tangsel dan Polsek Ciputat yang berada di lokasi terus berupaya melerai kedua kelompok.

Balapan Liar di Tol Baru Kunciran-Serpong, Puluhan Kendaraan Diamankan Polisi

Sayangnya kehadiran petugas bersenjata lengkap, tak membuat kelompok massa bubar. Mereka tetap mengacung-acungkan senjata tajam yang mereka bawa.

Kanit Reskrim Polres Tangsel, Ajun komisaris Alexander Yurikho membenarkan kejadian itu. Namun, kata dia, team vipers yang bergerak langsung ke lapangan langsung membubarkannya.

“Sempat terjadi tapi langsung dibubarkan Team Vipers,” katanya saat dikonfirmasi metrotangsel.com, Senin (20/5/2019).

Ditanya penyebab tawuran, AKP Alex mengaku belum jelas. “Jangankan penyeba tawurannya, yang tawuran darimana ajah sebenarnya belum jelas,” tegasnya.

Dan saat disinggung apakah ada langkah antisipatif dari pihak kepolisian agar tawuran tidak kembali terjadi di lokadi, AKP Alex dengan tegas mengatakan bahwa sebenarnya team vipers selama Ramadan selalu berpatroli wilayah.

” Team Vipers akan melakukan SOTR dari dinihari sampai matahari terbit. SOTR = Sahur On The Reskrim,” candanya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here