Seberapa Pentingkah KIA untuk Anak? Ini Dasar Hukumnya

foto dok. vixes

METROTANGSEL.COM, Serpong Utara – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel, sudah resmi meluncurkan layanan Kartu Identias Anak (KIA) melalui “Disdukcapil Corner” di mall living world Alam Sutera, Jumat (24/5/2019).

Sebenarnya, sepenting apakah anak memiliki kartu identitas? Proses pembuatan KIA sudah bisa dimulai seiring dengan keluarnya peraturan Menteri Dalam Negeri yang mewajibkan semua anak memiliki identitas diri.

Mulai tahun 2016, seluruh anak wajib memiliki KTP dalam bentuk Kartu Identitas Anak (KIA). Segala ketentuan dan kebijakan mengenai KIA ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak.

Kartu Identitas Anak selanjutnya akan menjadi identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dan 17 tahun dan belum menikah yang nantinya akan diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota.

Layani KIA Sehari Jadi, Disdukcapil Corner Hadir di Mall Living World

Pemerintah menerbitkan KIA bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik. KIA juga merupakan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara Indonesia.

Segala hal terkait KIA ini diatur dalam payung hukum tersendiri, sebagai berikut, seperti dirangkum metrotangsel.com untuk Anda.

Korban Hoaks Lapor Polisi, Akun @Sabilussalam2 Menghilang

– Pasal 27 UU No. 35/2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak

– UU No. 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan, sebagaimana telah diubah dengan UU 24 tahun 2013.

Jika Anda lebih detail terkait teknis KIA, maka bisa mempelajari aturan tersebut di atas.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here