Usianya Baru 22 Tahun, Syawqi Bakal Jadi Anggota Dewan Termuda di Tangsel

Syawqi Farhan Mawali

METROTANGSEL.COM, Pondok Aren – Sebanyak 50 orang bakal anggota DPRD Tangsel periode 2019-2024 sudah diketahui. Jika tidak aral melintang, mereka siap mengemban aspirasi masyarakat.

Dari ke-50 nama yang ada, salah seorang diantaranya masih berusia belia. 22 tahun. Namanya Syawqi Farhan Mawali (Dari partai Gerindra).

Dia merupakan caleg daerah pemilihan Pondok Aren. Bersaing dengan sejumlah nama beken, termasuk dewan petahana, Syawqi membuktikan diri layak diperhitungan dalam percaturan politik lokal.

Kelak jika sudah dilantik, anak dari pemilik Pondok Pesantren Al-Muqriyah tersebut memiliki tiga prioritas perjuangan.

Living World Persembahkan Magicial Nights of Ramadan

“Mendorong peningkatan infrastuktur terutama jalan di Pondok Aren. Mendorong peningkatan layanan kesehatan serta pendidikan. Ini tiga prioritas saya nanti jika sudah dilantik. Insya Allah,” ungkap Syawqi berapi-api, saat ditemui metrotangsel.com, di Pondok Pesantren Al-Muqriyah, Jumat (24/5/2019).

Mahasiswa Universitas Mercubuana Jakarta itu mengatakan, selama satu tahun bergerilya, dia banyak mendapatkan masukan dari warga, utamanya kalangan “emak-emak” terkait tiga hal prioritasnya itu.

“Pendidikan misalnya. Warga menyesalkan adanya sistem zonasi seperti sekarang. Padahal mereka sangat ingin anaknya berkesempatan masuk ke sekolah negeri favorit, yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal mereka. Nyatanya, karena zonasi, kesempatan itu berkurang. Inj jadi salah satu contoh masalah,” kata dia tersenyum.

Lantas, solusinya seperti apa? Menurut dia, jalan keluarnya penambahan jumlah kelas maupun sekolah di Kota Tangsel. Atau bida juga menambahk kuota penerimaan siswa baru di masing-masing sekolah.

Layani KIA Sehari Jadi, Disdukcapil Corner Hadir di Mall Living World

“Tapi dari segi fisik gedung sekolah, Tangsel sudah bagus. Sekolah sudah ditata sedemikian rupa, ruang kelas ditambah. Gedungnya dibuat berlantai. Jadi menurut saya, tinggal bagaimana kedepan, pendidikan ini bisa dinikmati semua warga dengan beragam fasilitas penunjang didalamnya,” ujarnya.

Sementara untuk Kesehatan, pemuda yang sempat mengenyam pendidikan di Universitas Islam Malaysia itu menegaskan, jika SDM perawat di sejumlah klinik kesehatan atau puskesmas harus bisa ditingkatkan, terutama dari segi pelayanan kepada warga.

“Kalau warga mengeluhkan saat ke Puskesmas, layanan dari perawatnya sangat kurang. Terkesan sealakadarnya, tidak maksimal. Nah, ini jadi perhatian saya juga kedepan, bagaimana caranya agar mutu pengetahuan dari perawatnya ditingkatkan saat melayani warga. Karena kalau dibiarkan, akan menjadi preseden buruk untuk Kota Tangsel secara umum,” tegasnya.

Syawqi berharap, dia dan dewan Pondok Aren lainnya nanti bisa bersinergi, baik untuk membangun Pondok Aren secara khusus dan Kota Tangsel umumnya. “Insya Allah kami dari Pondok Aren akan berjuang bersama-sama,” tutupnya seraya tersenyum.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here