Antisipasi Penyalahgunaan Fungsi, Pemkot Akan Kumpulkan Seluruh Pengelola Apartemen

    H. Benyamin Davnie (foto doknet)

    METROTANGSEL.COM, Serpong – Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengaku sangat menyayangkan adanya indikasi praktek prostitusi terselubung di Apartemen SGV, Tangsel.

    Terlebih terjadi saat semua umat muslim khusyu melaksanakan ibadah di bulan Ramadan ini.

    “Saya sangat menyayangkan apartemen disalahgunakan fungsinya. Praktek semacam itu sangat rawan menimbulkan keresahan masyarakat sekitar,” ungkap Bang Ben, kepada metrotangsel.com, Rabu (29/5/2019).

    MUI Tangsel : Pengelola Apartemen yang Membiarkan Protitusi Harus Ditindak Tegas

    Sebelumnya, Selasa (28/5/2019) aparat kepolisian dari Mapolsek Serpong menggrebeg Apartemen Serpong Green View, di Jalan Astek, RT 001/003, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, dengan indikasi adanya praktek prostitusi online.

    Terkait dengan hal ini, Bang Ben mengatakan, pihak pemkot akan segera melakukan evaluasi dan memanggil pengelola apartemen tersebut.

    Bahkan nantinya seluruh pengelola akan dikumpulkan serta dievaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

     “Akan dievaluasi oleh dinas teknis dan Satpol PP terkait indikasi penyalahgunaan fungsi bangunan, akan dikoordinasi dengan pihak polres juga,” kata Bang Ben.

    “Dalam evaluasi tersebut akan dirumuskan juga langkah-langkah kedepannya,” tambahnya.

    Sebelumnya diberitakan, tak kurang, sebanyak 19 wanita dan 9 pria hidung belang diamankan dari razia di Apartemen SGV oleh aparat kepolisian Serpong. 

    Diduga Jadi Lokasi Esek-esek Online, Apartemen Serpong Green View Digrebeg Polisi

    Kapolsek Serpong, Kompol Stefanus Luckito mengatakan, razia bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan kegiatan yang diduga berbau prostitusi di apartemen itu.

    Terlebih dugaan praktik prostitusi itu dilakukan saat bulan Ramadan yang merupakan bulannya ibadah bagi umat muslim.

    “Razia dilakukan dalam rangka operasi Cipta Kondisi di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” ujar Stefanus saat dihubungi awak media.

    “Ada 19 orang wanita yang saat ini kita amankan untuk diperiksa,” ujarnya.(sam/asn)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here