MUI Tangsel : Pengelola Apartemen yang Membiarkan Protitusi Harus Ditindak Tegas

Dok rmol

METROTANGSEL.COM, Serpong -Indikasi adanya dugaan bisnis prostitusi daring di Apartemen SGV di Jalan Astek, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel, benar-benar membuat preseden buruk pemerintah Tangsel. Terlebih, dugaan bisnis esek-esek itu dilakukan di bulan suci Ramadan. 

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI)Tangsel, Ustad Abdul Rojak meminta pihak pemkot mengambil sikap tegas terkait dugaan ini.

Tidak hanya sebatas teguran semata, tetapi ketegasan seperti mencabut ijin apartemen tersebut. 

“Pemkot Tangsel harus tegas cabut ijin apartemen yang digunakan sebagai lokasi prostitusi online, karena itu penyalahgunaan pemanfaatannya,” tegas Rojak kepada metrotangsel.com, Rabu (29/5/2019).

Diduga Jadi Lokasi Esek-esek Online, Apartemen Serpong Green View Digrebeg Polisi

Lanjut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel itu, peristiwa tertangkap nya pihak-pihak yang diduga lakukab prostitusi online di Apartemen SGV itu,  menciderai kesucian bulan Ramadan. 

“Dan sangat memalukan motto Tangerang Selatan yang Religius. Akhirnya, moto kita ini tercoreng dengan adanya praktek tersebut. Ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada langkah tegas seperti yang saya bilang tadi, bukan hanya sebatas pengawasan semata,” cetusnya.

Dan yang tidak habis pikir, kata dia lagi, apartemen tersebut kan ada di lokasi padat penduduk.

Sehingga, besar kemungkinan warga resah. “Warga sekitar lokasi tentunya sangat resah. Ini harus ada evaluasi lebih lanjut,” tambahnya.

Jelang Lebaran, Kebutuhan Daging Sapi 799 Ton. Airin : Dorong Bulog Sediakan Stok

Masih kata Rojak, tidak ingin apartemen lain melakukab praktek serupa, Rojak meminta Pemkot Tangsel mengumpulkan seluruh pengelola apartemen, agar tidak membiarkan apartemenya dijadikan “rumah bordir”. 

“Jangan-jangan apartemen lain juga ada dugaan praktek serup di Tangsel ini. Makanya segera Pemkot Tangsel kumpulkan para pengelolanya. Agar Tangsel bersih dari tempat maksiat,” imbuh dia. 

Sebelumnya diberitakan, tak kurang, sebanyak 19 wanita dan 9 pria hidung belang diamankan dari razia di Apartemen Srrpong Green View oleh aparat kepolisian Serpong. 

Kapolsek Serpong, Kompol Stefanus Luckito mengatakan, razia bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan kegiatan yang diduga berbau prostitusi di apartemen itu.

Apalagi dugaan praktik prostitusi itu dilakukan saat bulan Ramadan yang merupakan bulannya ibadah bagi umat muslim.

“Razia dilakukan dalam rangka operasi Cipta Kondisi di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” ujar Stefanus saat dihubungi awak media.

“Ada 19 orang wanita yang saat ini kita amankan untuk diperiksa,” ujarnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here