“Kecele” Kepala KCD tak Ikut Rombongan Pantau PPDB, Wagub : Nanti Saya Panggil

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy sedang melakukan sidak PPDB di Tangsel.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Minimnya informasi yang diterima warga terkait pelaksanaan PPDB di Kota Tangsel, diduga salah satunya karena kinerja pihak Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Banten, di Tangsel kurang optimal melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Padahal, sebagai delegasi langsung dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, sudah selayaknya memberikan yang terbaik, terutama kebutuhan informasi warga akan PPDB.

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy yang dikasih tahu pewarta terkait hal itu, nampak terkejut dan seolah tidak percaya, jika jajaran KCD Dindikbud yang berkantor di SMA Negeri 7 Tangsel, rada tertutup.

Bahkan Wagub yang tengah diwawancara disela pantauan PPDB di SMAN 2 Tangsel, nampak kecela karena Kepala KCD tidak nampak di lokasi bersama rombongan.

Kisruh PPDB, Pemerintah Daerah Dinilai Belum Siap Terapkan Zonasi

“Nanti bisa ditanyakan kepada Kepala KCD nya. Mana kepala KCD nya,” tanya wagub.

Di sinilah wagub kecele, karena sosok Kepala KCD yang hendak ditanya langsung seputar informasi PPDB tidak nampak batang hidungnya. 

“Eh ternyata orangnya ga ada. Padahal tadi saya lihat ada,” lanjut wagub tertawa, diiringi sorakan riuh pewarta yang memang sudah mengeluhkan sikap tertutup Kepala KCD itu.

“Nanti saya panggil dengan Pak Kadis, ya termasuk sosialisasi nanti saya panggil dengan pak kadis,” ujar Andika.

Andika menegaskan bahwa tugas kepala KCD tidak ubahnya seperti kepala dinas, karena merupakan delegasi dari Dindikbud Banten atau Pemprov Banten. Hanya saja mereka berkantor di Kota Tangsel.

Pantau PPDB SMAN 2 Tangsel, Wagub Banten Dengarkan Curhat Ortu

“Ya kan kepala cabang dinas, dalam mengurus persoalan pendidikan di wilayah provinsi, seperti dinas pendidikan tapi di setiap kabupaten kotanya, seperti pendelegasiannya,” jelasnya.

Anak mantan Gubernur Banten periode 2007 – 2014, Ratu Atut Chosiyah itu, mengatakan akan memanggil dalam rangka mengonfirmasi keluhan dari masyarakat dan awak media.

“Apa aja? Tertutup, saya panggil nanti saya konfirmasi, bukan saya judge kepala KCDnya, tapi saya konfirmasi apakah betul tak melayani masyarakat,” jelasnya.

Saat Andika datang, kepala KCD itu sempat menyambut, namun setelah itu ia tak terlihat lagi.

“Tadi padahal ada, nanti saya panggil kepala KCD nya dengan pak kadis,” ujar Andika melongok mencari bawahannya itu, yang ternyata tidak ada di lokasi bersama rombongan wagub.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here