Warga Sebut di Beberapa Titik PJU Seperti Lampu Disko

METROTANGSEL.COM, Serpong – Keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) hampir di seluruh wilayah Kota Tangsel, dikeluhkan warga. 

Mereka menganggap, PJU di berbagai ruas jalan utama Kota Tangsel ibarat “lampu disko”. Berkedip, nyala hidup, dan bahkan tidak jarang ditemukan mati total. 

Imbasnya, kecelakaan selalu mengintai warga yang mengendarai kendaraan pada malam hari.

Seperti menimpa pengendara sepeda motor yang tertabrak di Jalan Padjajaran, beberapa waktu lalu.

Pemprov Banten Kaji Kenaikan Kuota Jalur Prestasi Jadi 20%

“Masih bagus kedip-kedip disko, di daerah Pamulang, banyak bangat yang mati lampu penerangan jalanya,” kata warga Pamulang, Leona.

“Sepanjang pacuan kuda malah bukan disko lagi. Semuanya mati total. Padahal beberapa hari lalu, di sekitar Situ Sasak ada kecelakaan akibat PJU tidak ada,” kata warga lainnya, Nova.

Di Daerah Ciputat, kondisi serupa juga banyak ditemukan. Sepanjanhg Jalan Nangka, Ciputat, malah menurut warga sejak H-2 lebaran sudah mati total. Bahkan dari perempatan Duren sampai Ciputat mengalami hal sama.

“Sepanjang jalan Nangka sudah mati total. Entah kapan pihak terkait mau memperbaikinya,” keluh warga Ciputat, Rieftan.

“Kecele” Kepala KCD tak Ikut Rombongan Pantau PPDB, Wagub : Nanti Saya Panggil

Di wilayah Serpong, pemandangan serupa terlihat di sepanjang jalan tugu perjuangan, Kramat Tajug hingga menuju Sinar mas World Academy. “Banyak yang mati lampunya. Ga ada penanganan, padahal sudah setahun lebih,” kata warga,  Asep Saefudin.

Menanggapi keluhan warga, Kabid PJU pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta), Musa mengakui hal itu.

Kata dia, pihaknya tidak begitu saja membiarkan PJU mati. Pasalnya, setiap hari, sebanyak tujuh hingga delapan orang petugas dari dinasnya rutin melakukan pengecekan dan perbaikan. 

Hanya saja, tidak fokus di salah satu tempat. Mereka biasanya, kata Musa, mobile ke sejumlah tempat yang memang diindikasi ada lampu PJU bermasalah atau mati, sehingga dilakukan perbaikan.

“Biasanya tersebar. Yang mati ini kadang di Pondok Aren, Ciputat atau Serpong. Tapi kita mutar terus kok. Sekarang ini aja ada tujuh lokasi yang mau kita perbaiki,” jelas Musa.

Lanjut Musa, jumlah PJU di Tangsel saat ini ada 31 ribu tersebar di seluruh wilayah. Tidak semuanya mengalami masalah. Kebanyakan PJU bermasalah penyebab utamanya karena memang kondisinya di alam terbuka. 

“Namanya alam terbuka gitu ya.  Kalau ada angin besar, hujan, atau apa, atau segala macam macamlah. Ada juga yang turun, hologramnya atau kabelnya bergeser atau kabel kendor. Penyebabnya sih macam-macam,” tegasnya.

“Intinya kita akan melakukan pemantauan atau perbaiki yang istilahnya bermasalah. Kalau ada yang masih gelap, akan kita tingkatkan perbaikannya,” tutup dia.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here