Soal Dugaan Jual Beli “Bangku” SMA, Andika : Jika Ditemukan, Laporkan Segera ke Saya

METROTANGSEL.COM, Setu – Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di seluruh Banten pada Rabu, (19/8) masih berlangsung.

Segala kemungkinan masih bisa terjadi, termasuk jual beli bangku di sekolah tertentu.

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan segera kepada Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Banten yang berlokasi di kota/kabupaten masing- masing jika benar ditemukan dugaan jual beli bangku ini.

“Laporkan segera kepada saya, pada KCD atau pemprov. Bisa melalui IG saya, facaebook twitter Pemprov Banten. Pasti akan kami tindaklanjuti langsung,” tegas Andika, saat ditemui di SMAN 2 Tangsel, kemarin.

Pemprov Banten Kaji Kenaikan Kuota Jalur Prestasi Jadi 20%

Namun, kata Andika, jangan lupa juga sertakan bukti dugaan jual beli bangku jika memang ditemukan ada.

Masyarakat, sambung Andika, tidak perlu takut langsung melaporkannya.

“Laporanya harus menyertakan bukti, sehingga lebihb mudah ditindak segera,” imbau putra eks Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah ini.

Lanjutnya, jika memang terbukti adanya praktik jual beli kursi jabatan PPDB di Provinsi Banten akan segera dibawa ke ranah hukum.

Begitu juga jika warga merasa ada intimidasi dari pihak sekolah, konskwensi bisa dibawa ke ranah hukum juga.

“Kalau itu sudah masuk ranah hukum, konsekuensinya kita bawa ke hukum. Jadi jangan takut melaporkan,” tutupnya.(sam/asn).

2 COMMENTS

  1. Assalamu’alaikum
    warohmatullahi
    wabarokatuh….

    Trimakasih… Bp. H. Andika

    Mohon Ada perbaikan…. Sistem
    PPDB,….
    Depok dg…. Zonasi
    Dengan : 3 pilihan sekolah
    Mungkin pilihan 1 gagal
    Masih punya harapan
    Pil ke-2 atau yg ke-3.
    Bila hanya satu pilihan….
    Gagal….
    Terus harus sekolah ke
    Mana?
    Anak2 bangsa…. Sekian ratus
    Baik, di Kota Tangerang Selatan.
    Di kota lain…
    Bandung, Purwokerto,
    Kota Jogja.
    Dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here