Yes! Kuota PPDB SMA Jalur Prestasi di Banten jadi 15%

METROTANGSEL.COM, Serpong – Kuota PPDB jalur prestasi di Banten terkerek naik. Jika awalnya hanya 5%, kuota jalur ini dinaikan menjadi 15%.

Imbasnya, jalur zonasi persentasenya berkurang, sementara jalur mutasi atau perpindahan orangtua tetap.

Bertambahnya kuota jalur prestasi di Banten didasarkan surat edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2019 tentang penerimaan peserta didik baru, yang diedarkan sejak, Jumat (21/6).

Surat edaran itu menyebutkan, mengingat kondisi beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan secara optimal, maka dapat dilaksanakan dengan ketentuan persentase.

Pendaftaran PPDB SMA Negeri Jalur Prestasi Sangat Minim

Jalur zonasi paling sedikit 80%, jalur prestasi paling banyak 15%, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali paling banyak 5% dari daya tampung sekolah.

“Sehubungan dengan hal tersebut, kami melakukan perubahan ketentuan tersebut melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru,” sebut isi SE ini.

“Demikian Surat Edaran ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tuntas isi

Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Al Muktabar membenarkan adanya edaran menteri pendidikan tersebut.

Menurut dia, Pemprov Banten sebelumnya melayangkan surat kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait PPDB di Banten.

Senin, Dewan Bakal Cecar Direktur PT PITS terkait IMB Proyek Air Bersih

“Kita memang usulkan itu secara resmi, agar ada penambahan jalur prestasi. Usulan ini kami sampaikan dengan mempertimbangkan kondisi kekinian yang terjadi pada masyarakat. Dan Alhamdulillah, permohonan kita langsung disambut baik Pak Menteri (Mudjahir Effendi),” katanya saat dikonfirmasi, Jumat, (21/6).

Meski telah disetujui adanya penambahan jalur prestasi pada PPDB 2019, namun Al Muktabar mengaku belum mendapatkan salinan revisi Permendikbud tersebut.

“Kami belum terima, tapi yang pasti kuota jalur prestasi tidak lagi 5 persen tapi lebih dari itu. Kami bersyukur sekali harapan kita semua dapat terpenuhi. Karena jangan sampai ada masyarakat yang masuk sekolah dituju atau favorit karena adanya sistem zonasi tidak bisa bersekolah ditempat yang diinginkan,” paparnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here