Airin : Layaknya Anak Zaman Now, Lokasi Wisata Harus Instagramable

METROTANGSEL.COM, Balai Kota – Kota Tangsel tak begitu banyak memiliki lokasi wisata yang bisa menjadi destinasi utama warga. Wajar memang, karena 70% dari total luas Tangsel merupakan kawasan perumahan dan pemukiman.

Karena itu, Airin meminta Dinas Pariwisata agar mampu mengeksplor dan mengelola potensi tempat wisata di daerah itu. Strateginya, bisa dengan menyediakan spot-spot menarik guna menarik minat wisatawan.

Bahkan Airin tak canggung meminta Dinas Pariwisata mencontek Kampung Kelir Kota Tangerang, sebagai referensi.

“Kita harus fokus kepada titik yang ingin kita kembangkan, namun jangan lupa, kita juga harus jadi instagramable, seperti anak jaman sekarang, sehingga kita bisa menjual wisata kita melalui media sosial ini,” ungkap Airin.

Persiapan Sangat Matang, Dindikbud Yakin PPDB 2019 Berjalan Lancar

Hal itu dikatakan Airin saat digelarnya Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Paket Wisata Daerah di Kota Tangsel, di Gedung 3, Ruang 3A, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (25/6). Acara tersebut merupakan hajat Dinas Pariwisata.

Airin mengatakan, penyusunan paket wisata tersebut merupakan strategi pemerintah kota Tangsel untuk terus meningkatkan potensi pariwisata di Tangsel.

“Tangsel hanya memiliki luas wilayah 147 km, dengan jumlah penduduk 1.5 juta. Kami terus menjaga tata ruang wilayah, dimana 70 persen merupakan kawasan perumahan dan pemukiman,” katanya.

Lanjut Airin, merupakan Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemkot mendorong Tangsel bisa mnjadi rumah dan kota bersama. Tidak hanya itu, efek sebagai kota perdagangan dan jasa yang menjadi trademark kota harus bisa dirasakan dampaknya.

“Tidak hanya oleh masyarakat Tangsel, tetapi juga oleh masyarakat luar Tangsel,” imbuhnya.

Ngga Muluk muluk, PT PITS Hanya Target Untung Rp 2,3 Miliyar Hingga Akhir Tahun

Dengan demikian, Airin berharap FGD itu bisa dijadikan acuan dalam melihat skala mana yang harus didahulukan untuk pengembangan pariwisata Kota Tangsel kedepanya.

“Jangan terlalu banyak, namun beberapa titik tetapi fokus. Wisata sekarang bisa dibuat seperti kampung berkelir yang dibuat di Kota Tangerang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Judianto, FGD penyusunan paket wisata tersebut diharapkan nantinya bisa menjadi acuan informasi bagi wisatawan yang ingin menjadikan Kota Tangsel sebagai destinasi berwisata. Baik dikalangan nasional maupun internasional.

Judianto menegaskan, dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan serta turut meningkatkan pariwisata di Tangsel, juga tentunya diperlukan upaya kolaborasi antar semua lapisan.

“FGD penyusunan paket wisata daerah Kota Tangsel ini, diharapkan akan memberikan informasi paket wisata yang ada di Tangsel, agar Iebih menarik Iagi bagi wisatawan domestik maupun internasional,” ungkapnya.(rls/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here