Raup Rupiah dari “Gapteknya” Walimurid, Jasa Input Data PPDB Online Mendadak Muncul

METROTANGSEL.COM, Ciputat – Kurangnya pemahaman pada pemanfaatan tekhnologi membuat sebagian orang tua calon siswa, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kelimpungan. Terutama dalam kaitanya dengan proses input data anak secara online.

Memanfaatkan momen ini, sejumlah warga di sekitar SMP Negeri 6 Tangsel, berinisiatif membuka jasa input data PPDB online. Ga gratis tentu saja, ada tarifnya. 

Meski berbayar, orangtua calon siswa yang memang “gaptek” atau enggan ribet, memilih cara ini.

Lebih simple dan tidak takut salah. Dalam sehari, omset dari pelaku jasa ini bisa mendapatkan uang hingga jutaan.

Belum Ada Sosok Pengganti, KH Saidih Kembali Pimpin Organisasi MUI

Bagaimana proses munculnya jasa dadakan input data online ini? Metrotangsel.com, Rabu (26/6) berkesempatan berbincang langsung dengan pelaku jasa ini, yang berlokasi di bilangan Vila Bintaro, Jombang, Ciputat, Tangsel. Dekat dengan SMPN 6 Tangsel.

Salah seorang yang diwawancara yakni Subhan. Ia dan beberapa kawanya membuka jasa itu di pelataran rumah temannya.

Di selembar kertas yang ditempel di depan pagar besi rumah berukuran sedang itu, dijelaskan menerima jasa input data. 

Lengkap tarifnya. “Jasa input data PPDB Online SMP 2019,” isi kertas yang ditempel.

PKK Diharapkan jadi Inovator Mensejahterahkan Keluarga

Berbekal satu meja kayu, laptop dan printer, Subhan dan kawan kawan sanggup melayani walimurid hingga puluhan orang.

Sambil menatap layar laptop, dia bercerita jika permasalahan seperti membuka website sekolah atau menginput data dan menentukan titik Google map masih menjadi kendala tersendiri yang harus dipecahkan orangtua calon siawa.

Subhan dan kawan-kawan mulai membuka jasa ini sejak Rabu dinihari menjelang pendaftaran online dibuka.

“Sebelum pendaftaran saja, sudah ada 30 wali murid yang menitipkan berkas untuk segera diinput,” kata Subhan.

Bahkan hingga jam 11 siang, berkas bertambah hingga 50 berkas. Mereka para orang tua minta dibantu diinput data anaknya.

Persiapan Sangat Matang, Dindikbud Yakin PPDB 2019 Berjalan Lancar

Di depan pelataran rumah temannya, Subhan terlihat sibuk menginput data sambil memandang ke layar laptop.

Sementara di sampingnya, orang tua murid ikut memperhatikan layar laptop, melihat data anaknya diinput.

Lantas berapa tarifnya per satu berkas? Kata Subhan, cukup murah. Hanya dengan membayar Rp 25 ribu, wali murid tidak perlu takut lagi salah memasukan data calon siswa. 

Se-Toren Air Bersih Dijual Rp 2 Ribuan, PT PITS Berlakukan Subsisi Silang

“Mereka cukup rogoh kocek Rp 25 ribu, sudah bisa duduk tenang sembari memperhatikan kita kerja,” ucap dia.

Tak hanya tahun ini, Subhan juga sudah membuka jasa input pendaftaran PPDB sejak tahun lalu. “Kalau tahun lalu 20 ribu, sekarang naik 25 ribu,” ujarnya.

Bagi Subhan, jasa input yang dijalankannya merupakan bukti sistem online belum sepenuhnya dipahami para pendaftar.

“Ada yang memang ga ngerti, tapi ada juga yang enggak mau ribet,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here