Munculnya Paslon Independen di 2010, Akan Sulit Terulang di Pilkada 2020

METROTANGSEL.COM, Serpong – Kemunculan pasagan calon (paslon) independen seperti tahun 2010 silam pada pelaksanaan Pilkada Kota Tangsel 2020 mendatang sulit terulang kembali.

Ganjalannya, syarat dukungan paslon harus mencapai 71 ribu KTP penduduk dan bakal “sulit” didapatkan cuma-cuma.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Tangsel, Bambang Dwitoro mengatakan, jika berkaca dari jumlah Daftar Pemilih Tetap pada Pelaksanaan Pilpres yang belum lama berlalu, yakni 948.571 juta jiwa, maka persentase syarat dukungan calon independen berada dikisaran 71 ribu orang atau KTP.

“Sesuai dengan DPT kita 948.571 dalam kategori itu 7,5 persen,” ungkap Bambang Dwitoro.

Ketentuan tersebut, ia terangkan, telah diatur dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pilkada. Jika diperkirakan dari jumlah DPT di Kota Tangsel maka setiap calon independen mesti punya dukungan kurang lebih 71 ribu orang.

Pengamat politik Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan, kehadiran calon independen pada Pilkada Kota Tangsel akan sangat sulit terwujud.

“Calon independen di Pilkada Tangsel? Saya rasa tidak akan ada. Sulitlah ya mereka mereka mencari dukungan,” kata Ray beberapa waktu lalu.

Serius Maju Pilkada Tangsel, Muhamad akan Pensiun Dini

Doktor Ilmu Hukum Ini Siap Fight di Pilkada Tangsel, Berikut Profil Singkat Siti Nur Azizah

Bukanya tanpa sebab, menurut Ray Rangkuti, karakteristik penduduk daerah tersebut menjadi alasanya. Warga Kota Tangsel kan banyakan ada di perumahan. Belum tentu juga mereka ada setiap waktu.

“Faktor inilah yang menurut salah satu yang akan menjadi kendala kenala calon independen sulit muncul,” tegas dia.

Seperti diketahui, Pilkada Kota Tangsel periode 2010-2015 yang digelar bulan November silam pernah diramaikan dengan kehadiran dua calon independen yakni Rhodiah Najibah – Sulaeman Yassin dan Yayat Sudrajat – Norodok Soekarno.

Paslon non partai itu dihadapkan dengan calon usungan parpol. Yakni Airin Rachmi Diany – Benyamin yang diusung Demokrat, Golkar, PKS, PDIP, PKB, PDS, PKPI dan Partai Demokrasi Perjuangan (Koalisi Menata Tangsel)

Sedangkan pasangan Arsyid-Andre Taulani diusung oleh empat partai yaitu Gerindra, Hanura,PPP dan PBB.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here